24.2 C
East Java

Beredar Surat Pengurus KDMP Bungurasih, Menguak Fakta Kejanggalan Operasional KDMP

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Sebuah kabar mengejutkan, tentang fakta keberadaan mega progam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang informasinya simpangsiur, antara kenyataan dan kebingungan para pengurusnya.

Surat bertanggal 20 Juni 2026 dan ditandatangani Ketua KDMP Bungurasih Sukamto itu, diberi judul: “Skema Penempatan Barang Dagangan Agrinas di Gerai Kopdes (Mencari Kejelasan Dari Kesimpangsiuran).

Dalam surat itu, Sukamto mengatakan, pengurus merasa penasaran atas lontaran kabar saat berbincang dengan Staf dari Dinas Koperasi pada 10 Juni 2026.

Surat itu menyebar di media sosial, berisi narasi upaya pengurus KDMP Bungurasih, yang mencoba mencari tahu, tentang Kesimpangsiuran informasi, seputar skema penempatan barang dagangan milik PT Agrinas, di Gerai KDMP.

Pengurus KDMP Bungurasih, merasa penasaran dengan kabar, bahwa uang hasil penjualan di gerai KDMP disetor ke PT Agrinas melalui Babinsa, tanpa melibatkan pengurus KDMP sama sekali.

“Karena di Sidoarjo belum ada KDMP yang menerima dropping barang sama sekali, maka pengurus mencari tahu melalui Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur,” demikian dikutip redaksi Jempolindo, dari surat tersebut.

Melalui data dari Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur, diketahui ada 5 KDMP yang sudah menerima dropping, diantaranya:
1. KDMP Nglawak – Kabupaten Nganjuk
2. KDMP Kepanjen Lor – Blitar
3. KDMP Karangsari – Blitar
4. KDMP Talun – Blitar
5. KDMP Jatinom – Kanigoro Blitar

“Pengurus mengumpulkan data lapangan, dengan mendatangi KDMP Nglawak, dan melakukan wawancara melalui WA dengan 4 KDMP yang lain,” katanya.

Berdasarkan hasil investigasi yang telah dilakukan, mengkonfirmasi bahwa berita itu benar, dengan beberapa variasi kejadian.

“Temuan di KDMP Nglawak, membuat pengurus terguncang,” ujarnya.

  1. Temuan itu diantaranya:
    Barang Dagangan di drop di KDMP dikoordinasikan melalui Babinsa,
  2. Hasil penjualan setiap 2 (dua) hari sekali diambil oleh PIC Agrinas,
  3. Setelah kedatangan barang dagangan, praktis komunikasi hanya antara Pegawai Agrinas yang ditempatkan di Gerai, Babinsa dan Collector Agrinas. Pengurus KDMP tidak dilibatkan sama sekali,
  4. Produk UMKM lokal boleh dijual di gerai, tetapi hasil penjualan harus dilaporkan dan disetor ke Agrinas, pembayaran hasil kepada UMKM menunggu dari Agrinas,
  5. Sejak diresmikan presiden, 16 Mei 2026, sampai tanggal kunjungan pengurus, tanggal 15 Juni 2026, belum ada dropping barang dagangan lagi. Sehingga etalase sudah banyak yang kosong. Diperoleh informasi belum ada dropping lagi, karena pemasok belum dibayar oleh Agrinas,
  6. Pengurus KDMP Nglawak terpaksa mengembalikan simpanan pokok anggota, karena takut ditagih pembayaran SHU oleh anggota. Sementara, belum diperoleh kejelasan dari Agrinas.

Karena informasi yang diperoleh tidak seragam, pengurus mencoba mencari tahu melalui Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur, Namun pihak Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur mengaku tidak belum tahu, dan tidak mempunyai nomer kontak pejabat Agrinas.

“Diperoleh info yang memiliki kontak Agrinas hanya Kodim,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi, tentang kebenaran isi surat tersebut.

Diresmikan Presiden Prabowo

KDMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Nganjuk, merupakan koperasi percontohan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026.

Tempat ini menyediakan barang kebutuhan pokok dan subsidi dengan omzet mencapai Rp 2,5 juta – Rp 4 juta per hari.

Menjadi lokasi peluncuran operasionalisasi 1.061 KDMP serentak (530 di Jawa Timur dan 531 di Jawa Tengah) .

Daftar Produk yang Dijual, menyediakan sembako murah, LPG 3 kg , minyak goreng bersubsidi (Minyakita), hingga pupuk bagi warga .

Fasilitas Operasional, didukung dengan kendaraan operasional mandiri seperti motor roda tiga, mobil pikap, dan truk .

Dampak Sosialnya, diharapkan dapat membantu menekan pengeluaran belanja warga sekitar dengan omzet per hari yang sangat baik. (#)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img