Musik Patrol, Disparbud Jember Berupaya Tercatat Jadi Cagar Budaya

1
492 views

JEMBERJEMPOLINDO.ID – Musik Patrol, merupakan musik karya tradisi asli Kabupaten Jember, karenanya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember berusaha Musik Tradisi itu tercatat dalam Cagar Budaya sebagai warisan leluhur.

Untuk itu, menurut Plt Kepala Desparbud Jember Debora Krisnowati, kini pihaknya mulai menginventarisir karya budaya warisan leluhur  milik  Kabupaten Jember. Pihaknya melakukan  itu sebagai upaya melestarikan kekayaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)  asli Jember.

BACA JUGA :

https://jempolindo.id/2021/06/21/vaksin-itu-sehat-gak-usah-takut-kata-bupati-hendy/

Sekaligus mengantisipasi, kemungkinan terjadinya klaim atas kekayaan budaya Jember oleh daerah lain atau negara lain. Disparbud melakukan  upaya melindungi kekayaan warisan budaya, dengan  mendaftarkannya sebagai warisan budaya tak benda milik  Jember.

“Ini langkah awal agar kesenian asli Jember  tercatat   sebagai warisan budaya tak benda dan langkah-langkahnya adalah dengan webinar ini. Nantinya tidak hanya musik patrol, tapi banyak lagi yang perlu kita angkat,” kata Dhebora, pada acara Press Conference Webinar Musik Patrol Jember, di Kantor Disparbud, Jumat (18/06/2021).

Disparbud melaukan Webinar, sebagai rangkaian untuk mendaftarkan kesenian Jember  sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Rencananya, Disparbud akan melakukan Webinar Musik Patrol Jember secara luring, pada Selasa 22 Juni 2021 di Wisata Rembangan pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

Bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan bisa secara daring melalui zoom, youtube serta TV lokal.

“Kita juga imbau semua elemen masyarakat, untuk memiliki kebanggan terhadap musik tradisi, merawat dan menjaganya, serta ikut berperanserta dalam mendukung pendaftaran musik patrol sebagai WBTB,” harap Dhebora.

Dhebora berharap, lewat webinar, seluruh masyarakat bisa melihat kembali warisan budaya milik  Jember .

“Kedepan akan ada Festival Suwar Suwir namanya, tapi kita juga lihat kondisi. Kalau tidak memungkinkan kita akan buat seperti zoom meeting saja,” imbuhnya (*)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here