21.1 C
East Java

Ketua DPRD Jember Rekomendasikan Sanksi Dapur MBG Tak Laik 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Jember, H. Ahmad Halim, melaksanakan kegiatan reses masa Persidangan Ke-1 Tahun 2026 di Kantor DPC Partai Gerindra, Jalan Nusantara Blok V, Kaliwates, Jember, pada Senin (09/03/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus PAC Partai Gerindra se-Dapil 2 serta sejumlah tokoh masyarakat.

Sukseskan Program Presiden

Dalam sambutannya, H. Ahmad Halim mengajak seluruh kader partai untuk turut serta menyukseskan program-program unggulan Presiden yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Ia menegaskan bahwa reses bukan hanya untuk menyerap aspirasi dan mendengar langsung masukan dari masyarakat, tetapi juga sebagai sarana sosialisasi informasi dari wakil rakyat kepada konstituen.

“Sebagai kader partai, kita wajib mendukung program pemerintah. Namun, kita juga harus memiliki peran aktif dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya program tersebut,” ujarnya.

Soroti Dapur MBG Tak Laik

Salah satu program yang menjadi sorotan dalam reses tersebut adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah digalakkan pemerintah pusat, termasuk juga program Sekolah Rakyat.

Ahmad Halim menyoroti masih banyaknya dapur MBG yang menyajikan menu tidak layak bagi penerima manfaat.

“Kita menyoroti dan mengawasi langsung Program MBG. Saat ini masih banyak ditemukan dapur MBG yang memberikan menu tidak layak,” ujarnya .

“Sebagai kader dan bagian dari penyelenggara pemerintahan, kami akan memberikan rekomendasi tegas, bahkan sanksi jika diperlukan. Program ini harus jelas dan benar-benar sampai kepada masyarakat penerima manfaat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap program Universal Health Coverage (UHC).

Menurutnya, masih banyak warga yang takut berobat karena khawatir tidak mampu membayar. “Kami sosialisasikan bahwa UHC itu gratis. Itu adalah program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, H. Ahmad Halim menegaskan komitmennya terhadap pengawasan program MBG.

“Untuk dapur MBG yang tidak mematuhi aturan dan anjuran pemerintah, saya tegaskan agar diberikan sanksi. Kalau tetap membandel, kita akan pertegas dengan menutup dapur MBG tersebut,” pungkasnya. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi
  • Editor: Miftahul Rachman
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img