19.4 C
East Java

Jelang Lebaran, Pemkab Jember Cairkan Insentif Guru Ngaji Muslim dan Non Muslim 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) merealisasikan pencairan insentif bagi guru ngaji.

Pencairan dilakukan secara serentak di enam kecamatan, yaitu Sumbersari, Panti, Mumbulsari, Sukorambi, Umbulsari, dan Sumberjambe, pada Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Jember secara bertahap dan terjadwal.

Pencairan insentif guru ngaji merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember  terhadap para pendidik keagamaan. Sekitar 22.000 guru ngaji di kabupaten ini dijadwalkan menerima insentif.

Pada hari ini, pencairan insentif dilaksanakan di Kelurahan Sumbersari dengan melibatkan sekitar 75 guru ngaji. Rinciannya, 71 guru ngaji beragama Islam, 3 guru non-Muslim, dan 1 orang penerima P3N.

Lurah Sumbersari, Batara, menyampaikan bahwa insentif ini merupakan bentuk apresiasi atau penghargaan Pemerintah Kabupaten Jember kepada mereka yang bergerak dan mendidik di bidang keagamaan, agar tetap konsisten memberikan pelajaran kepada generasi penerus bangsa.

Insentif diterima langsung oleh penerima sebesar Rp1,5 juta, dan telah diverifikasi serta disalurkan melalui Bank Jatim.

Salah satu guru ngaji yang berdomisili di Jalan Jawa, Misnadin, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian kepada guru ngaji. Semoga pemberian insentif ini tetap berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya. Insentif ini murni saya terima sebesar Rp1,5 juta tanpa potongan. Untuk murid ngaji, ada 27 anak, baik putra maupun putri,” ungkapnya. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi
  • Editor: Miftahul Rachman
Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img