19.6 C
East Java

Fokus RKPD 2027: Bupati Fawait Siapkan Satgas Kemiskinan, Ketua DPRD Jember Tekankan Pentingnya Dekengan Pusat

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Pemkab Jember melakukan pemetaan arah kebijakan pembangunan, melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jember, tahun 2027, di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Senin (09/03/2026).

Hadir pada kegiatan tersebut, diantaranya seluruh OPD, Camat, Kepala Desa, serta perwakilan Bupati Banyuwangi atau yang mewakili, Bupati Bondowoso atau yang mewakili, Bupati Lumajang atau yang mewakili dan Bupati Situbondo,

Pada kesempatan itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tetap menjadi prioritas absolut dalam perencanaan daerah.

Hal ini didasari oleh filosofi bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan diukur dari tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

Bupati Fawait menyoroti tantangan besar Jember, sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Jawa Timur, namun masih menghadapi angka kemiskinan ekstrem yang signifikan.

Sebagai solusi konkret, Pemkab Jember membentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan.

“Kalau tingkat kemiskinan di Jember belum turun, kita bisa dikatakan tidak berhasil dalam proses perencanaan yang baik. Tahun 2027, fokus kami adalah bagaimana Jember tidak lagi menjadi daerah dengan kemiskinan ekstrem terbesar di Jawa Timur,” ujar Bupati Fawait.

Satgas ini akan bekerja secara spesifik menyasar data Desil 1 hingga Desil 4. Pembagian ini dilakukan agar penyaluran bantuan hibah dan program pemberdayaan lainnya tepat sasaran serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Ketua DPRD Jember Dukung Layanan Dasar dan Sekolah Rakyat

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, memberikan dukungan penuh terhadap visi eksekutif. Menurutnya, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus menjawab persoalan mendasar masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.

Beberapa poin krusial yang diapresiasi legislatif meliputi:

  • Universal Health Coverage (UHC): Program kesehatan gratis yang dianggap sangat efektif meminimalisir pengeluaran warga rentan (Desil 1 dan 2) saat sakit.
  • Pendidikan Gratis: Selain bantuan operasional, Jember akan mengoperasikan Sekolah Rakyat di kawasan Jember Sport Garden (JSG) dengan kapasitas 1.000 siswa. Fasilitas ini direncanakan gratis sepenuhnya, bahkan diwacanakan pemberian bantuan laptop bagi siswa untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
  • Konektivitas Udara: Beroperasinya bandara yang menghubungkan Jember dengan Jakarta dan Denpasar dinilai sebagai capaian strategis untuk membuka isolasi ekonomi.

Dukungan Pusat dan Percepatan Infrastruktur

Ahmad Halim juga menekankan pentingnya stabilitas politik dan hubungan baik dengan pemerintah pusat atau yang ia istilahkan sebagai “dekengan pusat.”

Menurutnya, perhatian menteri dan pejabat pusat yang intens ke Jember belakangan ini harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Alhamdulillah, ada jalur komunikasi yang nyambung langsung ke Presiden dan kementerian. Apa yang diminta Jember, pusat merespons. Ini momentum Jember untuk melompat lebih tinggi,” kata Halim.

Beberapa proyek strategis nasional yang akan segera dirasakan manfaatnya oleh warga Jember antara lain:

  • Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS): Kementerian PU dan Kementerian Kehutanan telah memberikan lampu hijau untuk akses jalan yang melintasi Taman Nasional Meru Betiri.
  • Pengembangan Kampung Nelayan Puger: Proyeksi nasional untuk pengembangan pelabuhan dan pusat bongkar muat hasil laut di wilayah Jember Selatan.

Ketua DPRD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mengurangi kegaduhan politik agar percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan dapat berjalan optimal. (#)

  • Pewarta: Sundari Rianto 
  • Editor: Miftahul Rachman 
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img