JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Pembangunan Tandon Air di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember dihentikan sementara, pada Rabu (02/09/2026).
Menurut Juru SDA Mangli Suradi, saat dikonfirmasi melalui jaringan selulernya, pembangunan tandon tersebut masih belum mengantongi ijin dari yang berwenang.
“Kami minta agar pembangunan tandon tersebut dihentikan dulu, sebelum ada ijinnya,” katanya.
Menurut Kepala Desa Sukorambi H Abdus Soim, tandon air itu sedianya akan dipergunakan sebagai penampungan air bersih yang akan dialirkan untuk kebutuhan 60 KK warga Dusun Manggisan.
“Posisi tandon, berada di pinggir jalan dan pinggir sempadan sungai,” katanya.
Secara teknis, pembangunan tandon air itu tidak menggangu jalan maupun badan sungai.
“Sebenarnya jalan itu merupakan jalan poros desa, dan tidak ada yang dirugikan, malah pembangunan ini dibutuhkan rakyat,” katanya.
Karena menyangkut hajat hidup orang banyak, maka kata Soim pemerintah desa harus hadir.
“Bagaimanapun juga, karena untuk kepentingan orang banyak, maka kami harus hadir,” ujarnya.
Agar pembangunan Tandon Air itu tetap bisa dilanjutkan, Kades Sukorambi berupaya berkoordinasi dengan pihak yang berwenang.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus membuat jaringan pipanisasi dari sumber mata air berjarak kurang lebih 2,5 Km, yang melintasi dusun Curahdami. (#)

