Amir Sangkal Putung Menyembuhkan Patah Tulang Alternatif

0
731

f

Bangsalsari – Jember – Jempol.   Nama  lengkapnya Amir Mahmud (36) warga dusun Kalisatan Desa Bangsalsari Kecamatan Bangsalsari Jember. Masyarakat mengenalnya dengan sebutan Cak Amir Sangkal Putung. Sebutan itu disandangkan karena kemampuan linuwihnya yang bisa menyembuhkan patah tulang dengan metode alternatif.

Menurut Amir, kemampuannya didapat dari Kakeknya bernama Munipah,  dusun Penitik desa Jambearum Kecamatan Puger. Sejak kecil Amir sudah terlihat mewarisi  kemampuan kakeknya, bisa menyembuhkan orang yang mengalami patah tulang.

Ahyar Putra usia 6 Tahun asal Desa Gambirono Bangsalsari Jember, patah kaki akibat kecelakaan motor

“Ya gak tahu kayak panggilan batin saja, saat ada orang yang patah tulang hati saya tergerak  untuk menolong,” kata Amir.

Panggilan hatinya itu  sudah dirasakannya sejak dia masih SMA, saat melihat orang yang mengalami kecelakaan dan menyebabkan patah tulang Amir selalu ingin menolongnya.

Basuki Rahmat, usia 28 tahun, warga desa Jamintoro Kecamatan Sumberbaru Jember. Patah Kaki akibat kecelakan motor lawan arah

“Kalau  ke dokter kebanyakan warga yang kurang mampu kan kesulitan biaya,” katanya.

 Bahkan tak jarang orang yang secara medis harus diamputasi, Amir masih sanggup mengembalikannya pulih seperti sedia kala.

“Ada yang tulangnya sudah remuk, ya saya pilihi pecahan tulangnya. Alhamdulillah berkat pertolongan Allah, sel tulang yang mestinya sudah mati masih bisa tersambung kembali,” ungkapnya.

Kakeknya hanya mewarisi “Minyak Sangkal Putung”,  berbekal minyak dari kakeknya itu sudah ribuan pasien yang ditanganinya  dan berhasil disembuhkan.

Amir Mahmud, AMD. Kep. bersama istri dan dua putra putrinya

Pasien yang sudah disembuhkannya bukan hanya berasala dari Jember dan sekitarnya, ada juga mereka yang datang dari Malaysia.

Lulusan Stikes  bergelar AMD Kep itu mencoba memadukan kemampuan alternatifnya dengan ilmu medis modern. Amir dalam menangani pasiennya memanfaatkan obat – obatan analgesik untuk menahan nyeri. Jika pasien  dipandang membutuhkan asupan, karena kekurang elektrolit dalam tubuh, Amir menggunakan cairan infus.

“Pengobatan alternatif saya coba padukan dengan ilmu pengetahuan yang sudah saya peroleh di bangku kuliah,” ungkapnya.

Bagi anda yang membutuhkan bantuannya, bisa menghubungi nomer WhatsApp : 0822-3120-2101

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini