Vaksin Moderna Semula Untuk Nakes, Kini Bisa Untuk Masyarakat

  • Bagikan
Vaksin Moderna
Foto : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Wiwik Supartiwi

Jember – Jempolindo.id – Vaksin moderna, telah dipergunakan oleh sebanyak 51 persen atau empat ribu lebih tenaga kesehatan (nakes) di Jember. “Alhamdulillah sudah dijalankan fasilitas pelayananan kesehatan (fasyankes). Dengan memberikan fakta integritas sudah menyelesaikan vaksinasi tahap ke dua,” Tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Wiwik Supartiwi, pada Sabtu (4/9/2021).

Wiwik mengatakan, vaksin covid-19 Moderna yang sebelumnya digunakan untuk penguat atau booster bagi tenaga kesehatan, kini mulai didistribusikan bagi masyarakat umum oleh Pemerintah.

“Kementrian Kesehatan sendiri telah mengalokasikan sebanyak 5.102.300 dosis vaksin Moderna untuk vaksinasi Covid-19 di 34 provinsi,” tutur Wiwik.

“Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menargetkan Jember mampu menyelesaikan vaksinasi bagi 9.492 masyarakat yang belum melakukan vaksinasi sama sekali dengan menggunakan vaksin Moderna,” sambungnya.

Lebih jauh Wiwik menjelaskan, penggunaan vaksin Moderna untuk masyarakat umum saat ini tengah disosialisasikan.

“Ada 13 rumah sakit nantinya yang ditunjuk sebagai fasilitas pelayananan kesehatan (fasyankes) untuk melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Moderna untuk masyarakat umum,” katanya.

Sosialisasi ini, diperlukan agar masyarakat mengetahui tentang vaksin Moderna, manfaat, serta Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mungkin terjadi.

“Supaya mereka tidak kaget ketika mengalami efek samping setelah melakukan vaksinasi,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh,  vaksim Moderna diklaim lebih bagus dan mampu mencegah dari varian baru.

Namun, Wiwik menegaskan saat ini yang terpenting adalah kemauan masyarakat untuk melakukan vaksinasi. “Apapun merk vaksin yang digunakan,” ungkapnya.

Hal itu diharapkan dapat mempercepat pencapaian herd immunity, dengan tercapainya herd immunity, Wiwik menilai datangnya virus varian apapun bisa dicegah. (*).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *