Tanpa Papan Nama Proyek PU Bina Marga Jatim Langgar Perpres

  • Bagikan
Tanpa Papan Nama
Foto ; Pekerjaan proyek perawatan jalan kasiyan - Gumukmas, PU Bina Marga Jawa Timur tanpa papan nama

Jember – Jempolindo.id – Tanpa Papan Nama Pekerjaan perawatan jalan Dinas PU  Bina Marga Propinsi Jawa Timur sepanjang jalan  Kasian _Gumukmas itu, diduga langgar  Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya.

Praktek pekerjaan proyek tanpa papan nama itu sepertinya telah mengabaikan hak publik untuk mendapatkan informasi, tentang pembangunan yang menggunakan keuangan negara.

“Kami tidak tahu proyek ini anggarannya berapa dan sampai kapan serta dikerjakan siapa. Karena tidak ada papan nama proyek yang dipasang di lokasi proyek ini. Mendadak ada pekerjaan fisik. Padahal saatnya proyek dikerjakan secara tranparan dan diketahui masyarakat umum,” ujar warga sekitar.

Untuk mendapatkan informasi tentang proyek itu, Hari selaku pengamat jalan UPT PU Bina Marga Propinsi yang dihubungi melalui phone selulernya, pada Sabtu (4/9/2021) menjelaskan,  bahwa pekerjaan tersebut dilaksanakan secara  swakelola, bukan kontraktual.

“Yang  mengerjakan  PU Bina Marga Propinsi Jawa Timur,” katanya.

Mengenai volume, material,  dan yang terkait dengan tehnis, piihaknya selaku pengamat  mengaku  tidak  tahu sama sekali.

“Terkait dengan  tehnis pekerjaan jalan, yang bisa bsa menjelaskan Anis,  suplier  material pak. Lebih jelasnya,  njenengan ke kantor saja pak ketemu Pak Bahtiar, saya lagi sibuk terang pengamat jalan  tersebut,” terang Pak Hari  sambil mematikan HP nya.

Saat dilokasi, Mandor Proyek Kasiman  menjelaskan bahwa proyek tersebut di kerjakan sudah 1 minggu dengan  tenaga kerja sebanyak 15 orang .

“Pekerjaan ini sudah dilaksanakan  10%.  Upah pekerja  berkisar 60 ribu  sampai 70 ribu perhari,” ujarnya.(Sugito/sofyan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *