SURABAYA, JEMPOLINDO.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, secara langsung memimpin agenda Konsolidasi Internal PDI Perjuangan, yang berlangsung di Surabaya, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan itu dipandegani oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah itu dihadiri oleh jajaran pengurus partai, kader, dan fungsionaris dari berbagai tingkatan.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari strategi PDIP untuk memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada tahun 2029.
Said Abdullah, menyatakan bahwa tekad partai saat ini adalah untuk memiliki gubernur dari PDIP di Jawa Timur .
Dalam arahannya, Megawati memberikan instruksi tegas kepada seluruh pengurus partai, anggota dewan dari tingkat pusat hingga daerah, untuk segera bergerak cepat dan turun langsung ke masyarakat, tanpa perlu menunggu momen pemilihan umum .
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut konsolidasi di Jawa Timur ini sebagai yang paling lengkap karena dihadiri oleh seluruh pengurus provinsi hingga kabupaten/kota .
Megawati menekankan bahwa PDIP adalah partai wong cilik (rakyat kecil), sehingga seluruh kader wajib untuk dekat dan merasakan denyut kehidupan rakyat di lapangan .
“Turun ke rakyat bukan hanya untuk meminta suara, melainkan untuk mendengarkan keluh kesah dan membantu memecahkan masalah mereka,” tegas Megawati, mengutip perintah yang sebelumnya juga disampaikan di berbagai kesempatan .
Ia mengingatkan agar kader tidak menunggu pemilu tiba untuk berinteraksi dengan konstituen .
Respons Kader: Eko Yunianto Siap Tindaklanjuti
Instruksi Ketua Umum ini mendapat respons langsung dari para kader. Salah satunya adalah Eko Yunianto, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan (Dapil) Jember-Lumajang.
Ia menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan Megawati dengan turun langsung ke tengah masyarakat.
“Sebagai kader dan Anggota Dewan yang diutus oleh partai dan dipilih oleh rakyat, kami siap terjun. Bahkan, ini sudah sering kami lakukan,” ujar Eko kepada wartawan usai konsolidasi.
Politisi dari Fraksi PDIP ini menyadari bahwa situasi politik saat ini tidak sedang baik-baik saja dan berada dalam tekanan. Namun, ia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat dan partai.
“Pesan yang disampaikan Ketua Umum sangat jelas, jangan pernah tinggalkan rakyat,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusannya, Eko Yunianto selama ini dikenal aktif menyuarakan isu-isu konkret yang dihadapi masyarakat, seperti mendesak perbaikan perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jember yang dinilai membahayakan keselamatan warga dan mendorong percepatan penerbitan SK Biru untuk kepastian hukum lahan garapan warga .
Komitmennya ini sejalan dengan semangat partai untuk memperjuangkan kepentingan rakyat kecil. (#)





