Sekelas Camat Semboro Mungkinkah Gak Ngerti Maklumat Polri ?  

0
4985

JemberSemboro_ Jempol. “Masak sekelas camat Semboro gak ngerti maklumat polri, kalau camatnya gak ngerti apalagi rakyatnya, jadi jangan disalahkan banyak rakyat mbandel ?
,” Gerutu Warga yang melihat pengumpulan masa saat pembagian Bantuan. Kamis (14/05/2020).

Vidio berdurasi pendek itu mempertontokan  adegan saat   masyarakat berdesak-desakan di pintu gerbang kantor desa, menunggu antrean pembagian BLT DD.  Selanjutnya beredar juga video saat sebuah mobil plat merah yang sedang melintas di jalan dihentikan  sejumlah anggota polisi.

Sepertinya Mobil plat merah itu ditumpangi  Camat Semboro Joko Priyono, yang ahirnya digiring menuju   Mapolsek, untuk diberikan pemahaman terkait Maklumat Kapolri dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Seperti dirilis Media On Line Kabar24.com, Kapolres Jember AKBP Aris Supriono menuturkan perihal antisipasi  Kapolsek Semboro yang sudah menyarankan sejak seminggu sebelumnya, agar BLT atau bantuan apapun kepada masyarakat selama pandemi corona disampaikan door to door, sehingga tidak ada kerumunan massa.

“Ini kan semua sedang berupaya keras untuk mencegah penularan Covid 19. Makanya kita tidak ingin ada kegiatan yang melibatkan banyak massa. Itu sesuai dengan Maklumat Kapolri,” ungkap Aris, saat dihubungi wartawan Kabar24.com melalui Hpnya.

Bahkan, lanjut Aris, agar penyerahan bantuan berjalan lancar, pihaknya siap membantu.

“Tetapi mungkin informasi tersebut tidak tersampaikan ke bawah, sehingga hari ini masih terjadi pengumpulan massa di kantor desa. Sehingga anggota kita terpaksa melakukan pembubaran,” ungkap Aris.

Terkait video yang beredar adanya mobil plat merah dihadang anggota polisi di jalan, menurut Aris anggotanya kebetulan bertemu Camat Semboro di jalan. Kemudian Camat diajak ke Mapolsek untuk berkoordinasi.

“Setelah diberikan pemahaman, Camat Semboro dapat mengerti dan berjanji kedepan tidak akan terjadi lagi pengumpulan massa di kantor desa untuk membagikan bantuan,” ungkap Aris. (*)