BERITA JEMPOL SUARA RAKYAT
Beranda / SUARA RAKYAT / Sambut Hari Tani Nasional 2026, Sekti Jember Bakal Kerahkan Ribuan Massa Kawal RUU Reforma Agraria 

Sambut Hari Tani Nasional 2026, Sekti Jember Bakal Kerahkan Ribuan Massa Kawal RUU Reforma Agraria 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Menjelang Hari Tani Nasional (HTN) 2026 Serikat Tani Independen (Sekti) Kabupaten Jember, berencana gelar aksi unjuk rasa (unras), pada Senin (21/09/2026).

Rencana Aksi Unras itu dibahas di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Mumbulsari Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember, pada Sabtu (12/09/2026).

Setidaknya, 22 Organisasi Tani Lokal (OTL) yang berada di bawah naungan Sekti Kabupaten Jember, yang menyatakan kesiapannya mengerahkan massa.

Sekretaris Sekti Kabupaten Jember Abdussalam, menjelaskan setidaknya lebih 2000 massa, yang sudah siap mengikuti agenda unras Hari Tani Nasional 2026.

“Hari ini kami bahas semua persiapannya, Senin (14/09/2026) kami akan layangkan surat pemberitahuan ke Polres Jember,” ujarnya.

Dugaan Kekerasan dan Kehilangan Barang di Konferda GMNI Jatim Harus Diusut Tuntas

Hari Tani Nasional 2026 akan diperingati pada tanggal 24 September 2026, merujuk pada penetapan Kementerian Kehutanan serta Ditjen PKH Kementerian Pertanian.

Hari Tani Nasional memperingati lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960 pada tanggal 24 September 1960.

Tanggal ini ditetapkan lewat Keppres No. 169 Tahun 1963 untuk menghargai jasa petani serta mewujudkan keadilan agraria dan kedaulatan pangan.

Berdasarkan hasil zoom meeting bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), menurut Ketua Sekti Kabupaten Jember Asiruddin, pihak siap mengawal DPR dalam pembahasan RUU Reforma Agraria agar dapat disahkan sebagai landasan perlindungan hak petani.

“Ini akan menjadi momentum penting, bagi petani dalam memperjuangkan hak haknya, untuk mendapatkan akses pengelolaan atas tanah,” katanya.

FISIP UNDIP dan DP3AKB Jateng Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan Seksual di Kampus

Dalam aksi itu, kata Asiruddin, Sekti Kabupaten Jember akan mendesak Bupati Jember selaku ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), untuk merealisasikan distribusi tanah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami menyayangkan, selama ini GTRA terkesan mandeg, dalam menjalankan agenda distribusi tanah untuk rakyat,” katanya.

Selain itu, Sekti Kabupaten Jember akan mendesak DPRD Kabupaten Jember untuk turut mendukung percepatan pembahasan RUU Reforma Agraria, serta keberpihakannya kepada rakyat.

“Kami akan desak DPRD Kabupaten Jember untuk turut berperan aktif dalam mendukung pengesahan RUU Reforma Agraria, dan mendukung gerakan reforma agraria,” tandasnya.

Melalui aksi unras ini, Asiruddin berharap permasalahan konflik pertanahan di Kabupaten Jember dapat terurai, dengan tahapan yang jelas.

Seminggu Jember Alami Krisis BBM, Bupati Jember Siapkan Langkah Antisipasi 

“Karenanya, kami juga akan mendesak agar HGU PTPN dan jenis HGU lainnya dihentikan, sebelum ada kejelasan peruntukannya kepada rakyat,” tegasnya.

Seperti sudah diketahui bersama, bahwa kantong kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Jember, 60 persen berada di sekitar perkebunan dan kehutanan.

“Jika rakyat memperoleh akses pengelolaan tanah yang cukup, maka persoalan Kemiskinan dan pengangguran akan terurai,” tandasnya.

Asiruddin mengimbau kepada seluruh aktivis mahasiswa, pemuda dan masyarakat sipil, untuk turut mendukung gerakan Reforma Agraria, sebagai salah satu solusi dalam menyelesaikan permasalahan sosial.

“Kami harap, kawan kawan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil turut terlibat terlibat aktif dalam gerakan ini,” pungkasnya. (#)

× Advertisement
× Advertisement