JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra), dilaksanakan pertama kali tahun 1975 (meski ada yang menyebut tahun 1977), era Bupati Jember Abdul Hadi. Kini, di era Bupati Jember Muhammad Fawait, gerak jalan legendaris ini kian menggelora.
Sejak pertama memimpin Kabupaten Jember (2025), Muhammad Fawait berhasil menaikkan antusiasme masyarakat.
Terhitung sejak tahun 2015, Tajemtra tahun 2026 mencatat jumlah tertinggi. Sebanyak 25.613 peserta, mengikuti kegiatan, dengan menempuh jarak sekitar 29,4 kilometer.
Bupati Jember Muhammad Fawait melepas peserta dari Alun-alun Tanggul menuju Alun-alun Jember. Selanjutnya, ditemani pejabat OPD, turut berjalan kaki hingga ke garis finish.
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, tampak berbaur, dengan para peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai pelajar, masyarakat umum, komunitas, pekerja dan aparatur sipil negara (ASN).
Rombongan Gus Fawait, berhenti di beberapa Pos yang telah disediakan. Menjelang Magrib, mereka berhenti di Desa Petung, untuk menjalankan sholat Magrib berjamaah.
Usai sholat magrib, rombongan Gus Fawait melanjutkan perjalanan.
Sepanjang jalan, rombongan berkaos warna pink ini disapa warga dengan penuh riang gembira.
Sepanjang jalan, warga saling berebut minta berfoto bersama Bupati Jember.
Melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane, jumlah peserta yang terus tinggi menunjukkan Tajemtra makin ditunggu tunggu masyarakat.
“Generasinya (kepemimpinan) berganti tetapi semangat Tajemtra tetap sama. Pelajar, masyarakat umum, komunitas, ASN, pekerja, tua maupun muda berjalan di jalur yang sama dan menuju garis finis yang sama,” ujar Regar.
Seperti harapan Bupati Jember, Lomba Gerak Jalan Tajemtra, terbukti menjadi ikon daya tarik Jember, serta pengungkit ekonomi masyarakat.
Tampak, sepanjang rute perjalanan, pedagang kecil, berjejer menjajakan jualannya. Mereka juga turut mengenyam keuntungan dari hasil penjualan minuman dan makanan.
Kreatifitas masyarakat juga bertumbuh, dengan mendirikan posko hiburan, yang menambah semarak suasana.
Gerak Jalan Tajemtra, memang senantiasa dirindukan warga Jember, mungkin karena tantangannya, hiburannya, cerita yang bisa dibawa pulang, hingga kenangan yang tertanam.
Warga Jember, yang pasti, telah merasa memiliki Lomba Gerak Jalan yang legendaris ini. (#)

