Rumah Rakyat Bertekad Menjadi Jubir Jokowi Makruf

0
361

jempolindo.id – Jember. Sejak berdirinya Rumah Rakyat Jokowi Makruf Amin Kabupaten Jember terus lakukan konsolidasi baik internal maupun eksternal. Bertekad menjadi juru bicara Jokowi Makruf.

Kata Koordinator RR JoMa Ignatius Sumarwiadi, Rumah Rakyat tidak bermaksud mengambil ruang Tim Kampanye Nasional atau daerah, melainkan hanya mengisi ruang kosong yang mungkin belum dilakukan tim lainnya.

“Paling banter kita hanya semacam jubir saja,” kata Marwi.

Marwi menyadari masih banyak masalah yang harus dijelaskan kepada publik tentang arah pembangunan Jokowi.

Aktivis Partai Hanura Jumadi yang turut bergabung dalam RR JoMa menegaskan pihaknya masuk dalam Rumah Rakyat bertekad memenangkan Jokowi Makruf.

“Saya bersama Tim Relawan Jumadi sudah gerilya ke simpul masa,” katanya.

Kustiono Musri memandang peranan RR justru akan sangat strategis mengawal pemenangan Jokowi Makruf.

“Gak usah muluk muluk, saya kira Rumah Rakyat ini bisa memainkan perannya untuk mengawal kepentingan yang lebih besar, yakni kepentingan bangsa,” katanya.

Sekretaris Rumah Rakyat Budi Haryanto menyampaikan bahwa Rumah Rakyat bukan sekedar relawan pemenangan melainkan gerakan mengedukasi rakyat.

Menurut Budi Haryanto masih banyak rakyat yang tidak paham tentang kebijakan pembangunan jokowi Makruf.

Tokoh Masyarakat Sukorambi Muklis berharap Rumah Rakyat akan menjadi rumah bersama yang mengakomodir semua kepentingan.

“Semoga rumah rakyat mampu memainkan perannya sebagai rumah bersama bagi pendukung jokowi. Bergerak dengan cara santun, hingga pasca pilpres bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” Harapnya.

Aktivis Partai Perindo Rendra merasa respek kepada rumah rakyat, atas upayanya mencoba berbuat memenangkan Jokowi Makruf.

” saya masuk ke perindo dan menjadi tim kampanye daerah. Saya ada di Tim Advokasi. Atas nama pribadi saya turut mendukung sepenuhnya,” tandasnya.

Joko Triono, teringat tahun 2014 , jember diprediksi Jokowi kalah, dengan gerakan relawan yang langsung turun ke bawah jokowi menang.

” Gerakan ini bisa diwujudkan kembali” katanya

Tokoh Perempuan PPP Umi Haroh, semula kecewa ketika Jokowi memilih pak Makruf Amin. Setelah direnungkan ternyata pilihan itu untuk kepentingan yang lebih besar. Karena memang tak ada kepemtingan yang lainnya kecuali untuk kepentingan bangsa.

“Saya sempat malu mau bikin status di medsos. Alhamdulillah saya sudah bisa pahami” ujarnya.

Suwojo Hendro Prasetyono diusianya yang sudah 78 th merasa bangga ikut dilibatkan dalam Rumah Rakyat.

“Saya siap membesarkan gerakan ini, caranya harus sopan, santun dan bersih agar menangnya cantik” tegasnya. (#)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini