Jember, Jempolindo.id – Ketua Tim PKK Kabupaten Jember Gyta Eka Puspita, mendorong Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, menjadi Desa Literasi.
Ungkapan itu disampaikan saat Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa) di Kecamatan Arjasa, pada Jum’at (29/08/2025).
Hadir pada kesempatan itu, Unsur Pemerintah Desa Arjasa, BUMDes, LPMD, Lembaga Adat Desa, Pegiat seni budaya dan masyarakat setempat.
Menurut Ning Gyta, istri Bupati Jember Muhammad Fawait, Desa wisata harus dikembangkan secara ramah, kreatif, dan berdaya, dengan mengutamakan keramahtamahan, inovasi, serta kolaborasi lintas pihak untuk mendukung pembangunan desa.
“Sehingga para wisatawan yang berkunjung bisa betah, merasa nyaman, mendapatkan layanan yang ramah,” katanya.
Desa Arjasa menjadi desa pertama di Jember yang memiliki Lembaga Adat Desa resmi, menurut Ning Gyta layak terus dikembangkan.
“Misalnya, menjadi desa literasi dan desa bahasa,” katanya.
Untuk menangani kebutuhan pendanaan, Ning Gyta mengusulkan agar dilakukan kerjasama dengan para pihak yang bersedia.
“Sehingga tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah,” katanya.
“Bisa saja dengan perbankan atau pengusaha, untuk mendirikan perpustakaan desa, selain perpustakaan digital,” imbuhnya.
Ning Gyta juga mendorong agar Desa Arjasa bisa mengembangkan diri menjadi desa bahasa.
“Seperti di daerah Pare Kediri, ada kampung inggris, mungkin di Arjasa bisa menjadi desa bahasa Korea, atau bahasa apa yang dipilih,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ning Gyta mengajak seluruh warga bersatu membangun desa.
“Ujung dari semua yang kita lakukan, adalah bermanfaat untuk sesama,” katanya.
Saat acara itu, juga ada penyerahan kartu induk kesenian kepada komunitas seni budaya di Kecamatan Arjasa.
Serta menerima Panitia Festival Hyang Argopuro, yang bakal dilaksanakan pada tanggal 11 hingga 12 September 2025. (#)





