23.8 C
East Java

Kades Bangsalsari Dapat Penghargaan Saat Hari Pahlawan 2025

Jember, Jempolindo.id – Kades Bangsalsari Kecamatan Bangsalsari Nur Kholis menerima penghargaan dari Bupati Jember Muhammad Fawait, dalam katagori peduli lingkungan.

Piagam Penghargaan itu diterima Nur Kholis, usai upacara peringatan Hari Pahlawan ke 80, tahun 2025, di Alun Alun Nusantara Kabupaten Jember, pada Senin (10/11/2025).

“Kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Bupati Jember, yang telah memberikan penghargaan ini,” ujarnya.

Penghargaan itu, kata Nur Kholis merupakan jerih payah, seluruh masyarakat Desa Bangsalsari, terutama Dusun Rambutan.

“Penghargaan ini kami dapatkan tentu atas kerjasama semua Warga Desa Bangsalsari, terutama Dusun Rambutan,” ujarnya.

Sejak menjabat sebagai Kepala Desa Bangsalsari, Nur Kholis senantiasa menanamkan kecintaan kepada sesama dan lingkungan.

“Kami bersama sama terus melakukan sosialisasi, untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Berkat usaha bersama itu, kini telah tumbuh kesadaran kolektif, tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan bank sampah, kini setiap rumah sudah memiliki tong sampah masing masing,” katanya.

Upacara Hari Pahlawan di Alun Alun Jember

Pelaksanaan Upacara Hari Pahlawan ke 80, bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0824 Jember Letkol Arm Indra Andriansyah.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Jember Muhammad Fawait, TNI, Polri, Plt Sekda Jember Jupriono, Jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten, jajaran OPD, Camat se-kabupaten Jember, Perbankan, veteran dan tamu undangan.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, diangkat untuk menyemangati seluruh komponen bangsa agar tidak berhenti berinovasi dan berkarya mengisi kemerdekaan.

Suasana haru dan penuh hormat terasa sepanjang upacara.

Para veteran yang hadir dengan mengenakan tanda jasa menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa, sekaligus pengingat bagi generasi muda akan pengorbanan para pendahulu.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Menteri Sosial RI menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya tentang berperang di medan laga, tetapi juga tentang perjuangan mengatasi kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan.

“Nilai-nilai kepahlawanan harus diwujudkan dalam aksi nyata untuk membangun negeri, menjaga persatuan, dan melawan segala bentuk ancaman yang dapat memecah belah bangsa,” demikian kutipan amanat tersebut.

Hal itu sejalan dengan pernyataan Bupati Jember Muhammad Fawait, yang menjelaskan bahwa semangat heroisme pada para pahlawan, seyogjanya menjadi teladan, dalam mengisi kemerdekaan.

“Bahwa merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini tidaklah mudah, perlu juga pengorbanan,” jelasnya.

Semangat para pahlawan, saat pertempuran di Surabaya, pada tahun 1945, dapat dipetik semangat yang pantang menyerah.

“Termasuk dalam mewujudkan Jember Baru Jember Maju, pasti jatuh bangun akan kita alami,” katanya.

Tetapi, belajar dari pahlawan, tidak boleh surut dalam mewujudkan cita cita bersama.

“Yakni mewujudkan masyarakat sejahtera, turunnya angka kemiskinan. Apapun akan kita lakukan,” tandasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim, yang hadir pada kesempatan itu mengingatkan peranan para pemuda dan santri, dalam melawan penjajah.

“Kita ingat, bahwa dibawah komando Bung Tomo, setelah mendapatkan restu para Kyai, telah melakukan perlawanan kepada para penjajah, yang kita peringati hari ini,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan itu, menurut Halim setidaknya dilakukan dengan berbuat baik bagi banyak orang.

“Seperti pesan pimpinan kami (Prabowo Subianto), jika tidak bisa bantu banyak orang, bantulah sedikit orang, jika tidak bisa bantu sedikit, setidaknya tidak mengganggu,” ujarnya. (Slmt)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img