Jember, Jempolindo.id – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jember Anggun Tri Utami menggelar reses masa sidang Ke-III, di Desa Suci, Kecamatan Panti, pada Kamis (04/12/2025).
Turut hadir dalam giat reses itu, warga dari Desa Nogosari (Kecamatan Rambipuji) serta Desa Serut (Kecamatan Panti).
Aspirasi Masyarakat dan Respons Legislator
Dalam reses tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan mendesak terkait infrastruktur dasar.
Keselamatan Berlalu Lintas:
Warga Dusun Gebang Langkap, Desa Serut, mengungkapkan bahwa kurangnya penerangan jalan telah menyebabkan beberapa insiden kecelakaan tunggal bagi pengendara motor.
Kebutuhan Dasar:
Selain PJU, forum reses dan “Tamasya” (Cerita Masyarakat) yang rutin digelar Anggun juga menampung aspirasi terkait infrastruktur dasar lainnya, layanan publik, dan pemberdayaan ekonomi warga.
Menanggapi hal ini, Anggun Tri Utami memberikan respons dan komitmen.
Prioritas Perjuangan:
Ia menyatakan akan menjadikan usulan perbaikan PJU dari ketiga desa tersebut sebagai prioritas untuk diperjuangkan ke depan.
Pentingnya PJU:
Anggun menekankan bahwa PJU sangat penting untuk mencegah kejadian buruk dan mendukung aktivitas warga di malam hari.
Layanan Pengaduan:
Sebagai bentuk komitmen, politisi kelahiran 1997 ini juga telah meluncurkan layanan khusus “Tamasya” via WhatsApp untuk menampung aspirasi masyarakat secara lebih cepat dan praktis.
Konteks Kerja dan Peran Legislatif
Aktivitas reses ini merupakan bagian dari tugas Anggun Tri Utami yang tercatat sebagai Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember periode 2024-2029. Selain menyerap aspirasi, perannya di legislatif juga mencakup:
Fungsi Pengawasan:
Baru-baru ini, sebagai Juru Bicara Fraksi PKB, Anggun membacakan Pandangan Akhir Fraksi terhadap RAPBD 2026. Dalam pandangan tersebut, Fraksi PKB menyatakan komitmen untuk mengawasi pengelolaan anggaran secara ketat, transparan, dan akuntabel.
Evaluasi Kinerja:
Pada September 2025, seluruh Fraksi PKB DPRD Jember, termasuk Anggun, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat dan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja yang lebih responsif.
Komitmen Luas:
Anggun menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat tidak hanya di daerah pemilihannya (Dapil 2), tetapi di seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Dengan pendekatan langsung melalui reses dan forum “Tamasya”, Anggun Tri Utami berupaya mendekatkan diri dengan konstituen.
Keberhasilan mengawal terpenuhinya PJU di desa-desa tersebut kelak akan menjadi tolok ukur nyata dari efektivitas perjuangannya di jalur legislatif.
Usulan Alun-Alun dan Dukungan Penuh kepada Bupati Jember
Diskusi sempat menyoroti usulan spesifik dari Fraksi PKB mengenai pembangunan atau revitalisasi alun-alun.
Menanggapi hal ini, anggun memberikan respons yang menekankan keselarasan mereka dengan visi kepala daerah.
“Terkait alun-alun, nanti kalau terkait alun-alun, kita lengkapi seperti apa khususnya? Butuhnya apa? Begitu,” jelas anggun.
Anggun Tri Utami menegaskan komitmennya untuk menampung dan meneruskan semua usulan aspirasi masyarakat (Pokok Pikiran/Pokir) ke pihak eksekutif, sembari menyatakan dukungan penuh terhadap program-program yang diusung oleh Bupati Jember.
Dalam acara reses itu, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jember Anggun Tri Utami menjelaskan, bahwa peran utama dewan, terkait Pokir adalah memastikan semua usulan masuk dan memiliki kelengkapan administrasi yang diperlukan.
“Yang penting kita mengusulkan semua, tidak ada usulan yang kami tolak, kita usulkan semua. Terkait eksekusinya, kan kami pasrah sama eksekutif, ya?Yang penting kami sebagai anggota, legislator, intinya kita memasukkan semua usulannya,” ujar Anggun.
“Misalnya, butuhnya ada proposal, kami lengkapi. Tugas kami di sana. Yang penting kita mengusulkan,” tambahnya.
Ia menegaskan posisi fraksi PKB, sebagai pendukung Bupati Jember.
“Karena, bagaimanapun, Partai PKB kan pendukung Gus Bupati. Kita mendukung program penuh dari Gus Bupati, baiknya gimana,” jelasnya.
Mekanisme Pengawalan dan Koordinasi Fraksi
Untuk memastikan usulan-usulan tersebut terproses, Fraksi PKB telah memiliki mekanisme pengawalan yang jelas.
Anggota dewan tersebut memastikan bahwa setelah usulan diterima, mereka akan melengkapi segala administrasi yang dibutuhkan.
“Usulannya kita simpan, kita nanti lengkapi administrasinya apa ? Itu pengawalannya saya di sana,” ujarnya.
Anggun menyampaikan, langkah penting lainnya, adalah koordinasi intensif dengan dinas terkait dan antar sesama anggota fraksi.
“Pastinya saya juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait. Enggak mungkin, kan, tiba-tiba saya cuma mengusulkan aja, tapi tidak ada koordinasi lanjutan,” paparnya.
Fraksi PKB rutin mengadakan rapat fraksi setiap hari Senin.
Dalam rapat tersebut, terjadi diskusi mendalam antar anggota yang duduk di komisi komisi berbeda, untuk mengidentifikasi kebutuhan di masing-masing sektor.
“Jadi, saya terus berkoordinasi dengan komisi yang lain. Seperti itu. Jadi, nanti usulan yang ada hari ini, misalnya terkait dengan pendidikan, nggih, saya usulkan dengan Komisi D. Sesama fraksi saya di Partai Kebangkitan Bangsa,” jelasnya. (#)
- Pewarta: Sundari
- Editor : Miftahul Rachman





