19.4 C
East Java

Tangani Maraknya Narkoba, BNNK Lumajang dan Bakesbangpol Jember Siapkan Pembentukan Satgas P4GN

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Kabupaten Jember berupaya segera memiliki perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Hal ini disampaikan Kasubag Umum BNNK Lumajang, Nunung Purna Wisudawati S.KM, dalam pertemuan dengan Kepala Bakesbangpol Pemkab Jember, Lingga Diputra S.Sos, pada Kamis (23/1/2025).

Rencana BNNK Bentuk  P4GN

Pertemuan tersebut bertujuan membahas rencana pembentukan Unit Pelayanan Terpadu atau Satuan Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Satgas ini akan menjadi embrio bagi pendirian BNNK Jember di masa mendatang.

Inisiatif ini muncul seiring meningkatnya peredaran narkoba di wilayah Jember serta belum adanya kantor perwakilan BNN di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. Saat ini, Jember masih masuk dalam rayon kerja BNNK Lumajang.

“Kedatangan kami merupakan tindak lanjut surat BNN Provinsi Jawa Timur kepada daerah yang belum memiliki kantor perwakilan BNN. Dari pemetaan BNN Jatim, masih ada sekitar 20 kabupaten/kota tanpa BNNK, termasuk Jember,” jelas Nunung.

Dalam pertemuan itu, dibahas konsep layanan terpadu P4GN sebagai wujud sinergi lintas sektor. Layanan ini tidak langsung berstatus BNNK, melainkan berbentuk satuan tugas terpadu yang melibatkan BNN, Bakesbangpol, dan perangkat daerah terkait.

Nunung memaparkan, konsep layanan terpadu ini dirancang dengan struktur tim yang lengkap, mulai dari pencegahan, rehabilitasi, hingga pendukung sarana dan prasarana. “Tim pencegahan akan melibatkan dinas kesehatan dan instansi terkait. Sementara untuk rehabilitasi, akan dibentuk Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari kejaksaan, tenaga kesehatan, Dinas Sosial, dan pihak lain sesuai SK BNN Provinsi Jatim,” ujarnya.

BNNK Lumajang juga mengharapkan adanya fasilitas minimal berupa klinik rehabilitasi di Jember, meski masih berstatus Unit Pelaksana Teknis (UPT). Satgas P4GN diharapkan menjadi cikal bakal BNNK, sehingga saat resmi dibentuk, sistem dan sumber daya sudah siap beroperasi.

Dukungan juga datang dari Gerakan Anti Narkoba (GAN). Sekretaris GAN, Dima Akhyar, menilai persoalan narkoba di Jember kompleks dan memerlukan penanganan terencana. “Keberadaan Satgas P4GN akan memberikan dampak signifikan dalam penanganan penyalahgunaan narkoba,” ucap Dima.

Ia menekankan, penyalahgunaan narkoba berpotensi menurunkan ketahanan sosial jika tidak ditangani serius.

Pemkab Jember Menyambut Positif

Pemerintah Kabupaten Jember menyambut positif rencana ini. Kepala Bakesbangpol Jember, Lingga Diputra, menyatakan Bupati Jember Muhammad Fawait mendukung penuh penanganan narkoba di daerah.

“Pemkab Jember siap memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk kemungkinan pemanfaatan gedung kantor yang masih kosong. Kami akan segera berkoordinasi dengan bagian aset dan OPD terkait untuk menindaklanjuti pembukaan kantor UPT P4GN, termasuk menyiapkan SDM berkualifikasi,” tegas Lingga.

Lingga berharap Jember segera memiliki unit layanan terpadu P4GN sebagai langkah awal penguatan sistem pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba, sekaligus fondasi menuju BNNK Jember di masa depan. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img