Jember, Jempolindo.id – Ketua UMKM dan IKM Provinsi Jawa Timur, Rendra Wirawan, S.E., memberikan apresiasi terhadap program “Penguatan Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro Klaster Pangan” di Kabupaten Jember.
Pernyataan itu disampaikan Rendra, saat giat Kementerian UMKM, yang dihadiri oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, di Gedung Serbaguna Kaliwates Jember, pada Senin (03/11/2025).
Mendukung pernyataan Wamen UMKM, yang menyebut bahwa Program Kemudahan Usaha Mikro Untuk Bermitra (Kumitra) merupakan upaya untuk menyatukan usaha besar yang memiliki sumber daya, teknologi dan jaringan distribusi, dengan UMKM
Hampir 800 UMKM yang telah terdaftar dalam database turut serta dalam program ini, melibatkan seluruh stakeholder terkait.
Hal ini menandakan bahwa kegiatan UMKM berjalan dengan baik dan diharapkan dapat memberikan multiplier efek bagi perekonomian, sehingga menciptakan nilai positif bagi UKM di Jember secara makro.
Rendra Wirawan juga menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Bupati Jember yang mengkolaborasikan berbagai pihak, termasuk Kadin, UKM, Pemerintah, dan Universitas, dengan menggunakan konsep Pentahelix.
Konsep ini menguatkan komitmen bahwa pemberdayaan UKM harus dilakukan secara bersama-sama.
Dari data yang ada, 800 UMKM terdaftar mewakili seluruh kabupaten Jember, yang jumlah UMKM-nya mencapai 647.417. Diharapkan program ini dapat menjangkau lebih banyak UMKM lagi di masa depan.
“Harapannya, kami dapat berkoordinasi dengan perbankan untuk menggandeng UKM, didukung oleh media, serta adanya regulasi yang positif bagi para pelaku UMKM. Mudah-mudahan ini menjadi ranah Bupati untuk mendukung UMKM,” ujar Rendra Wirawan.
Dukungan Bank Jatim Terhadap Usaha Mikro
Di tempat yang sama, Bank Jatim menyatakan komitmen 100% untuk mendukung UMKM, yang terbukti dengan banyaknya UMKM binaan bank tersebut. Peran UMKM dinilai sangat penting bagi peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di Jember.
UMKM terbukti tangguh dalam menghadapi krisis ekonomi dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Oleh karena itu, Bank Jatim bersama dengan Ketua UKM dan IKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Rendra Wirawan, S.E., sepakat untuk membangun Rumah UMKM di Jember.
Melalui wadah ini, UMKM setempat dapat menjadi anggota dan dibina hingga mencapai kesuksesan.
“Yang dimaksud dengan ‘UMKM Naik Kelas’ adalah usaha yang berkelanjutan, dari level super mikro menjadi mikro, lalu berkembang ke level menengah, dan akhirnya menjadi besar. Tentunya, pembinaan ini harus didukung oleh semua pihak,” jelas Taufiq Rahmad Saleh, Kepala Pimpinan Cabang Bank Jatim Jember.
Melalui Rumah UMKM yang direncanakan, diharapkan para anggota dapat terfasilitasi dengan baik, baik dari sisi permodalan, produksi, maupun bantuan pemasaran.
“Kami dari UMKM dan IKM Provinsi Jawa Timur bersama Bank Jatim memulai ini agar UMKM tidak hanya berkembang saat event tertentu, tetapi juga terus berkelanjutan dan tumbuh pasca-event,” pungkas Taufiq. (Slmt)





