Jember, Jempolindo.id – Saat program Gus’e Menyapa, Bupati Jember Muhammad Fawaid di Kecamatan Gumukmas, kembali menegaskan tekadnya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor, pada Senin (03/11/2025).
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut seluruh jajaran Perangkat Daerah (OPD), Camat Gumukmas, serta seluruh Kepala Desa di kecamatan setempat.
Acara ini juga dihadiri oleh Tim TP3D, Laskar Srikandi LSN, para Ketua RT dan RW, serta tamu undangan lainnya, menandakan partisipasi luas dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah .
Dalam sambutannya, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawaid menitipkan pesan strategis kepada seluruh RT dan RW, serta para Kader Posyandu.
Beliau menekankan peran penting mereka sebagai ujung tombak pemerintah, di tingkat akar rumput, untuk turut serta membantu mensukseskan berbagai program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Program yang telah dicanangkannya, diantaranya program layanan kesehatan melalui pembiayaan Universal Health Coverage (UHC).
Pesan dan Arahan Bupati
Penjelasan detail mengenai program-program pemerintah yang disampaikan oleh Bupati Fawaid, serta arahan spesifiknya kepada kader Posyandu dan perangkat RT/RW, perlu dikonfirmasi lebih lanjut dari siaran pers resmi Pemkab Jember atau liputan langsung tim media.
Dalam beberapa bulan terakhir, Gus Fawait merasakan adanya serangan media sosial, yang begitu intens.
“Namun semua bisa dilalui dengan sabar dan Sholawat,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sehingga percepatan pembangunan dan kesejahteraan di Kecamatan Gumukmas dapat terwujud.
Kepada media ini, Gus Fawait menjelaskan bahwa Kabupaten Jember sudah mulai menjadi perhatian nasional.
“Banyak menteri dan pejabat pemerintah pusat yang berdatangan ke Kabupaten Jember,” katanya.
Salah satunya, saat acara Festival dan Ekspo Sapi Jawa Timur 2025, di Jember Sport Garden (JSG), hadir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua MPRRI Ahmad Muzani.
“Kehadiran tokoh nasional itu, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Jember, sehingga Jember Baru Jember Maju dapat segera terwujud,” ujarnya.
Karena, membangun Jember kata Gus Fawait tidak bisa hanya mengandalkan APBD Kabupaten Jember saja, melainkan membutuhkan kerjasama, baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun dengah Pemerintah Pusat.
“Dengan demikian, maka banyak permasalahan di Jember yang akan selesai,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Gus Fawait juga menyampaikan bahwa berdasarkan data BPS, triwulan kedua, perekonomian Jember disumbang oleh sektor jasa dan penyelenggaraan event.
“Karenanya, saya sampaikan kepada kawan kawan OPD, jangan pernah menyelenggarakan even yang hanya menyerap anggaran,” katanya.
Tetapi bikin event yang berdampak pada perekonomian masyarakat, maka evennya harus besar.
“Kalau bisa tidak menggunakan APBD Jember, ataupun kalau menggunakan seminim mungkin,” ujarnya.
Pada bulan Nopember 2025, akan ada event besar seperti kedatangan Gus Miftah dan Cak Nan, Karnaval SCTV, dan Marching Band Carnival.
“Kegiatan tersebut harus bisa menggerakkan sektor informal, termasuk para PKL,” tegasnya.
Bupati Jember juga mengingatkan, agar masyarakat memanfaatkan kanal Wadul Gus’e, jika ada informasi yang perlu disampaikan. (Slmt)





