Ratusan Rumah Tergenang Banjir Warga Glundengan Enggan Mengungsi

0
199

Jember – Jempol. Curah Tinggi  ratusan rumah warga di dusun Sumberejo Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember terendam banjir. Ketinggian air pada titik terdalam mencapai kedalaman 1m. Meski rumahnya terendam warga enggan mengungsi, memilih bertahan menjaga rumah masing – masing. Senin,(18/3/19).

Keengganan warga pindah bukan tidak beralasan. Mereka setiap tahun sudah terbiasa jika curah hujan tinggi hampir dipastikan terjadi banjir yang merendam rumah tempat tinggal dan sawah ladangnya. Warga rela tidur di ranjang yang sudah terendam air.

Seperti yang di alami Lasiem (50), bulan lalu (februari 2019) menurut perempuan itu juga terjadi genangan banjir serupa.

“Mau mengungsi bagaimana toh, lah rumahnya siapa yang menunggu. Anak saya juga sudah tidur. Lah memang tidak ada orang mau gimana lagi,” kata Lasiem.

Camat Wuluhan Akbar Winasis,  bersama Muspika  berupaya membujuk warga terdampak banjir agar bersedia mengungsi dan tetap waspada, jika sewaktu waktu terjadi lonjakan debit air.

Menurut Winasis, pada tahun 2019 banjir yang terjadi wilayah kerjanya memang agak lebih besar dibanding tahun – tahun sebelumnya. Dia juga membenarkan bahwa warga memang enggan pindah, meski rumahnya terendam.

“warga kalau ditanya, jawabannya selalu karena sudah terbiasa mengalami banjir,” kata Winasis.  

Kades Glundengan Heriyanto juga membenarkan bahwa yang terjadi kali ini karena intensitas hujan sejak sore tadi sangat tinggi.

“Banjir malam ini lebih besar di banding sebelumnya,” katanya.

Heri sempat mencemaskan keadaan, saat air mulai masuk rumah tinggalnya, Heri sudah berusaha mencari bantuan dengan menghubungi segenap pihak.

“Saya berharap agar tim bpbd jember   segera menerjunkan unit mobil TRC untuk antisipasi evakuasi di wilyah RT  35,36,37  yang ketinggian airnya  mencapai 1  meter,” harap Heri.

Sementara, menurut pantauan Jempol,  pihak BPBD Kabupaten Jember  sudah terlihat mempersiapkan perahu karet yang akan dipergunakan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, jika sewaktu – waktu terjadi banjir. (sgt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini