JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember menggelar Apel Kebangsaan sekaligus mempersiapkan PAMTER (pengamanan terpadu) untuk menyambut bulan Suro, pada Rabu (03/06/2026).
Selain itu, organisasi ini juga bakal mengesahkan ribuan warga baru dalam rangkaian kegiatan Bulan Suro 2026.
Momentum tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pengesahan anggota, tetapi juga sarana memperkuat nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan komitmen menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat.
Kemudian, acara ini turut dihadiri oleh Pj Sekda Achmad Imam Fauzi mewakili Bupati Jember, Kapolres Jember, Dandim 0824, sejumlah jajaran OPD terkait, serta undangan dari berbagai perguruan pencak silat.
Libatkan Perguruan Pencak Silat
Ketua PSHT Jember, H. Jono Wasinudin, menyampaikan bahwa pada Bulan Suro tahun ini, pihaknya mengesahkan sebanyak 3.264 pendekar baru.
Tidak hanya itu, pihaknya juga melibatkan sejumlah perguruan pencak silat lain sebagai bentuk penguatan hubungan antar paguyuban dan persaudaraan sesama insan bela diri.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur.
Oleh karena itu, para pendekar harus saling menghormati, menghargai sesama, bergotong royong, dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat.
Jumlah Anggota PSHT Cabang Jember
Berdasarkan data organisasi, jumlah warga aktif PSHT di Kabupaten Jember saat ini mencapai sekitar 40 ribu orang.
Angka tersebut terdiri dari warga yang telah disahkan pada tahun-tahun sebelumnya, ditambah anggota baru yang mengikuti prosesi pengesahan tahun ini.
Dalam kesempatan yang sama, PSHT juga mengingatkan seluruh anggota perguruan silat agar menjadikan ajaran organisasi sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua PSHT Jember, H. Jono Wasinudin, menegaskan bahwa para pendekar harus mampu membedakan yang benar dan salah, menjaga persaudaraan, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.
Pesan Kapolres Jember
Sementara itu, dalam upaya mencegah terulangnya berbagai insiden yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Chandraputro menegaskan pentingnya menjaga sikap dewasa dalam berorganisasi.
Ia juga mengedepankan dialog sebagai solusi dalam menyelesaikan perbedaan.
“Kami mengajak seluruh perguruan silat di Jember untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah, menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, dan memperkuat persaudaraan. Apapun yang melanggar hukum, akan kami tindak tegas tanpa kompromi,” pungkas Kapolres. (#)
- Pewarta: Selamet Hariyadi
- Editor: Miftahul Rachman





