20 C
East Java

Rapat Koordinasi Kecamatan Bangsalsari Berbalut  Shalawat dan Halalbihalal

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Suasana rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Kamis (2/4/2026) terasa berbeda dari biasanya.

Selain membahas program kerja formal, pertemuan itu juga diisi dengan lantunan shalawat dan kegiatan halalbihalal.

Camat Bangsalsari, Bambang Erwin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari visi pimpinan daerah yang akrab disapa “Gus Bupati”.

Program ini dirancang agar setiap rapat koordinasi tingkat kecamatan tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga memperkuat sisi spiritualitas aparatur dan masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bangsalsari, kepala desa se-Kecamatan Bangsalsari, kepala instansi vertikal, sekretaris desa, ketua TP PKK desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta pegawai di lingkungan Kecamatan Bangsalsari.

Pesan Kolaborasi dan Tradisi

Dalam sambutannya, Camat Bambang menegaskan pentingnya konsistensi menjalankan program unggulan tersebut.

Menurutnya, integrasi antara rapat kerja dan salawat adalah instruksi yang diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain.

“Ini memang program Gus-nya. Harapannya, setiap kecamatan harus ada contoh. Saat ini, Bangsalsari dan Sukowono sudah berjalan secara bergantian melakukan koordinasi yang dikemas dengan salawatan,” ujar Bambang.

Lebih dari Sekadar Rapat

Pemilihan momen halalbihalal dalam koordinasi kali ini menambah kesan hangat. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri, pertemuan itu menjadi ajang saling memaafkan sekaligus mempererat tali persaudaraan antar pemangku kepentingan di Bangsalsari.

Beberapa poin penting dari skema koordinasi ini antara lain, penguatan spiritual melalui doa dan shalawat, demi keberkahan wilayah, sinergi antar kecamatan.

Bambang  menyebut kolaborasi aktif Bangsalsari dan Sukowono, serta efisiensi komunikasi, karena agenda strategis kecamatan dibahas dalam suasana santun namun tetap khidmat.

Dengan berjalannya program ini, Kecamatan Bangsalsari membuktikan bahwa urusan birokrasi dan kegiatan religius dapat berjalan beriringan.

“Sehingga menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal,” pungkasnya. (#)

  • Pewarta: Sundari Rianto
  • Editor: Miftahul Rachman
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img