JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ) masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan, Selasa (18/8/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung pukul 08.30 WIB di Gedung Serba Guna Aula Sutrisno Widjaja Politeknik Negeri Jember (POLIJE).
Dalam kepengurusan periode baru tersebut, Ir. H. Slamet Sulistiyono, S.P., M.Tr.P., IPM., ASEAN Eng. kembali dipercaya sebagai Ketua Umum IKAPJ.
Pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara POLIJE dan para alumninya, terutama dalam mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia industri, dunia usaha dan dunia kerja.
POLIJE Dorong IKAPJ Perkuat Konektivitas Alumni
Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, S.TP., M.P., mengatakan kampus menaruh harapan besar terhadap IKAPJ dalam membantu mengawal dan menempatkan alumni sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Ke depan kita akan lebih mengintensifkan pola kolaborasi dan komunikasi antara IKAPJ dengan POLIJE. Menyiapkan alumni melalui IKAPJ juga menjadi salah satu indikator kinerja utama POLIJE, agar alumni dapat segera terserap di dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja, ataupun mampu berwirausaha mandiri,” ujar Saiful.
Menurutnya, POLIJE menargetkan lulusan dapat terserap ke dunia kerja maksimal dalam waktu tiga hingga enam bulan setelah menyelesaikan pendidikan.
Untuk mendukung target tersebut, kampus terus memperkuat kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi dan pendampingan. Sementara IKAPJ diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas melalui jaringan alumni yang telah tersebar di berbagai sektor.
“Manakala adik-adik mahasiswa perlu konektivitas dengan industri besar, saya kira peran IKAPJ dengan segala networking-nya menjadi hal yang sangat esensial,” katanya.
Saiful juga menilai Slamet Sulistiyono memiliki pengalaman dan karakter yang dapat menjadi teladan bagi para alumni.
IKAPJ Siapkan Beasiswa dan BUMI
Sementara itu, Ketua Umum IKAPJ Slamet Sulistiyono menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi almamater, alumni maupun mahasiswa POLIJE.
“Kami siap memberikan kontribusi nyata secara maksimal untuk membuat POLIJE semakin sip dan alumni yang tergabung di IKAPJ mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,” tegas Slamet.
Salah satu program yang akan diperkuat adalah beasiswa bagi mahasiswa POLIJE. IKAPJ menargetkan jumlah penerima beasiswa dapat terus meningkat setiap tahun.
Selain itu, IKAPJ menyiapkan BUMI atau Badan Usaha Milik IKAPJ sebagai langkah membangun kemandirian finansial organisasi.
Keberadaan badan usaha tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan berbagai program IKAPJ sehingga organisasi tidak hanya bergantung pada iuran anggota.
Luncurkan Platform Konek Kita Alumni
Dalam momentum pengukuhan tersebut, IKAPJ juga meluncurkan Konek Kita Alumni, sebuah platform digital yang dirancang untuk mempertemukan alumni POLIJE dari berbagai angkatan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Platform tersebut dapat dimanfaatkan alumni untuk membangun koneksi bisnis, berkomunikasi, memperoleh informasi lowongan pekerjaan hingga memperluas jaringan profesional.
“Harapannya Konek Kita semakin berkembang dan IKAPJ semakin sehat secara finansial. Kami ingin memiliki usaha mandiri sehingga program-program IKAPJ tidak hanya bergantung pada iuran anggota,” ujar Slamet.
Menurut Slamet, penguatan jejaring alumni menjadi penting karena IKAPJ memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan antara mahasiswa, lulusan, almamater dan dunia kerja.
Ia berharap organisasi alumni tersebut dapat terus memberikan kontribusi bagi kemajuan POLIJE sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Slamet juga berharap POLIJE semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan vokasi. Dengan lulusan yang kompeten, siap kerja dan mampu bersaing di tingkat global, peran alumni diharapkan semakin besar dalam memperkuat reputasi almamater.
Pengukuhan Pengurus Pusat IKAPJ periode 2026–2031 akhirnya tidak sekadar menjadi pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara kampus, alumni, mahasiswa dan dunia industri. (#)





