19.4 C
East Java

Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Jember Bupatinya Santri, Ketua DPRD Kabupaten Jember: Kita Butuh Adab dan Akhlaq 

Jember, Jempolindo.id – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren memadati Alun-Alun Jember Nusantara, untuk mengikuti Apel Akbar memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, pada Rabu (22/10/2025).

Bupati Jember, Muhammad Fawait memimpin langsung apel akbar Hari Santri Nasional itu.

Turut hadir dalam kesempatan ini adalah Ketua DPRD Jember, H. Ahmad Halim, beserta seluruh Wakil Ketua DPRD, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan dari PCNU, PC Muhammadiyah, PC Ansor, serta tamu undangan dan para santri-santriwati.

Pada kesempatan itu, Gus Fawait secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI dan berbagai lomba dalam rangka Hari Santri.

Pemerintah Kabupaten Jember juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pondok pesantren dan sekolah yang aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pernyataan Bupati Jember di Hari Santri Nasional

Bupati Jember Gus Fawait yang akrab disapa “Bupati Santri”, menjelaskan bahwa momentum Hari Santri 2025, merupakan hari yang istimewa.

“Karena, sepanjang sejarah, baru kali ini Bupati Jember dari kalangan santri,” ujarnya

Gus Fawait, juga meminta doa seluruh rakyat Jember, agar dapat mengemban amanah.

“Sehingga kita semua dapat mewujudkan Jember Baru Jember Maju,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gus Fawait mengingatkan peran serta santri dalam perjuangan kemerdekaan.

“Saat agresi militer, di Surabaya terjadi pertempuran hebat, sehingga Bung Karno meminta fatwa Hadratus Syeh Kiai Hasyim Asy’ari,” katanya.

“Begitu pula, ketika terjadi pemberontakan G30S PKI, pada Kiyai dan Santri berada digarda terdepan,” Imbuhnya.

Karenanya, ia menekankan pentingnya peran sentral santri dalam menjaga nilai-nilai bangsa.

“Dari Jember, santri harus terus menjaga peradaban bangsa. Peran santri adalah menjaga moral, menjadi pelopor pendidikan, dan penggerak peradaban bangsa yang maju,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Bupati Fawait juga mengajak seluruh santri untuk terus memperkuat komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berperan aktif membangun peradaban.

Sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah, Gus Fawait menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember akan meningkatkan porsi beasiswa dan program pendidikan bagi santri pada tahun-tahun mendatang.

“Ini adalah investasi kita untuk masa depan peradaban bangsa,” ujarnya.

Bupati Jember juga menyinggung adanya upaya mendiskreditkan kyai dan santri, yang dianggapnya sebagai upaya pengingkaran sejarah.

Pernyataan Ketua DPRD Jember

Berdasarkan hasil Pemilu 2024, H. Ahmad Halim, dari Partai Gerindra menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Jember untuk periode 2024-2029.

Sebagai pimpinan legislatif, kehadiran beliau dalam acara ini mencerminkan dukungan penuh DPRD terhadap dunia pesantren.

Menurut Halim, ditengah era teknologi modern, semakin deras datangnya budaya asing, yang mempengaruhi generasi muda.

“Karenanya, pesantren memiliki peran strategis dalam mengantisipasi derasnya informasi itu,” katanya.

Keunggulan pesantren, mengajarkan adab dan akhlaq, yang dibutuhkan oleh ummat manusia, agar saling menghargai satu sama lain.

“Anak kepada orangtuanya, kepada gurunya, demikian pula sebaliknya,” ujarnya.

Latar Belakang Lokasi Acara

Apel Akbar Hari Santri 2025 berlangsung di Alun-Alun Jember Nusantara, sebuah ruang publik utama yang baru saja direaktivasi dan diresmikan ulang pada Desember 2024.

Lokasi ini menjadi magnet bagi berbagai kegiatan masyarakat Jember, termasuk acara-acara besar skala kabupaten.

Keberadaan alun-alun ini, dengan videotron raksasa dan fasilitasnya yang modern, menjadi kebanggaan warga Jember. (Slmt)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img