Jember – Jempolindo.id – Dalam rangka peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur dilaksanakan Kirab Pataka “Jer Basuki Mawa Bea” bersamaan dengan Bendera sang Merah Putih, Pataka Praja Wibawa Satpol PP, Pataka Satlinmas, Pataka Yudha Brama Jaya Damkar, dan Bendera Logo hari jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur,.

Kirab pataka itu akan menempuh jarak 1900 Km, melawati Kabupaten/Kota se Jawa Timur, yang diberangkatkan sejak tanggal 16 September tahun 2022 hingga 11 Oktober 2022, selama 26 hari.

Sesampainya di Kabupaten Jember, Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, memimpin Apel kirab Bendera dan Pataka, di Jl. Sudarman depan kantor Pemkab Jember,  untuk kemudian akan dilepas menuju Kabupaten Lumajang, pada Selasa (20/09/202) pagi.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, hari jadi Provinsi Jawa Timur jatuh pada setiap tgl 12 Oktober, dan dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-77 Provinsi Jawa Timur tahun ini, di laksanakan kirab bendera dan pataka jer basuki mawa Beya sebagai lambang daerah provinsi Jawa Timur,” jelas Bupati Hendy.

Dalam sambutannya Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, menjelaskan bahwa kirab Pataka itu merupakan wujud sinergisitas antara Pemkab Jember dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam melaksanakan program pembangunan.

Menurut Bupati Hendy, Kirab yang bertema “Optimis Jatim Bangkit” merupakan bentuk ajakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepada seluruh Kepala Daerah, untuk senantiasa menjaga Konsistensi dalam sinergitas kolaborasi dalam membangun kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

“Karenanya, kedepan bentuk sinergitas sangat dibutuhkan dalam rangka mendukung menjalankan Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, Hendy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jember siap mendukung program – program Gubernur Jawa Timur, dengan terus mensosialisasikan nya kepada seluruh masyarakat Jember,.

“Serta siap bersinergi berkolaborasi, bekerja sama dengan Provinsi Jawa Timur, juga dengan Pemerintah Kabupaten lainnya di Jawa Timur,” tuturnya.

Hendy berharap, adanya kirab tersebut bisa menjadi energi yang positif.

“Semoga dengan adanya kirab ini dapat menjadi energi positif dan produktif, untuk membangun Jawa Timur khususnya Kabupaten Jember dengan lebih baik dan lebih berkemajuan.” pungkasnya. ( Agung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini