Jika Tuntutan Batalkan UU Cipta Kerja Tak Dipenuhi Buruh Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

0
668

Jember _ Jempolindo.id _ Tolak UU Cipta Kerja, buruh Jember yang tergabung dalam Aliansi Anak Bangsa gelar aksi di Gedung DPRD Jember. Buruh ancam akan gelar aksi lebih besar, jika tuntutan untuk batalkan UU Cipta Kerja tak dipenuhi.

Hal itu diungkapkan Koordinator Rumah Aspirasi Rakyat Imam Taufik saat ditemui anggota DPRD Jember di Gedung DPRD Jember, Jumat (9/10/2020).

“Seperti sudah disepakati, saat kawan kawan Mahasiswa menggelar demo (red : kamis (8/10/2020), setidaknya tanggal 15 oktober sudah ada jawaban, jika tuntutan kami tetap tidak diindahkan, maka kami akan gelar aksi demo lebih besar lagi,” tegas Taufik.

Taufik menilai UU Omnibus Law yang disahkan pada tanggal 5 oktober 2020 nyata-nyata mencekik, tidak berpihak kepada buruh.

“Kami sudah berkoordinasi dengan para kyai, juga telah menyiapkan draft untuk kami ajukan kepada Kyai Muqid (Plt Bupati Jember), untuk ditanda tangani menolak UU omnibus law,” tandasnya.

Pernyataan itu memperkuat pernyataan Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Jember Umar Faruk yang menegaskan tidak adanya etikat baik Pemerintah terhadap aspirasi buruh.

“Sejak bulan september 2019 Sarbumusi sekurang – kurangnya sudah lima kali menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja,” jelas Faruk.

Menurut Faruk jelas ada kesengajaan membahas UU Cipta Kerja secara sembunyi- sembunyi, tidak transparan, bahkan dilakukan saat malam hari.

“Tidak ada upaya mengajak buruh dalam pembahasannya, padahal apa sulitnya, kan bisa dibahas pada level nasional agar bisa disampaikan pada buruh di daerah, ” Sesalnya.

Faruk juga menuding adanya pasal – pasal titipan yang memberangus hak – hak buruh sebagaimana dimaksud pada UU No 13 tahun 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan.

“Sebelum UU Cipta Kerja disahkan di Jember sudah banyak buruh yang di PHK sepihak, nasibnya tak terlindungi,” sergahnya.

Perwakilan Aksi Buruh ditemui anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, Ardi Pujo Prabowo dan Nurhasan yang berjanji akan mendukung sepenuhnya aspirasi kaum buruh.

“Aspirasi ini akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan di DPR RI dan Pemerintah Pusat. Kami selaku anggota dpr mewakili anggota dewan siap mengawal, menyampaikan semua aspirasi masyarakat. kami berada dijalur teman – teman sekalian,” kata David menyakinkan. (Sof/jan/Arul)