JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Setelah melampaui negosiasi cukup pelik, akhirnya DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, mengumumkan susunan pengurus periode 2026 – 2030.
Pengumuman itu disampaikan saat sosialisasi Pengurus Pleno, di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, pada Minggu (08/02/2026).
Berdasarkan Surat Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur nomor: Skep.59/DPD 1/PG-JTM/1/2026, tercatat 110 orang, yang masuk dalam jajaran pengurus pleno DPD Partai Golkar Kabupaten Jember.
Diantaranya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jember: Karimullah Dahrujiadi, Sekretaris: Nilam Wulandari, Bendahara: Sujarwo Adiono.
Diketahui, Nilam Wulandari dan Sujarwo Adiono, kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Jember periode 2024 – 2029.
Pengisian jajaran pengurus baru ini, melampaui penjaringan yang cukup alot.
Kabar sebelumnya, pasca Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Jember 2025, posisi sekretaris diperebutkan oleh Dima Akhyar, Nilam Wulandari dan Sugiono.
Akhirnya, Dima Akyar, harus rela menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Bidang Kerohanian, Hubungan Lintas Agama, Cendekiawan, pendidikan dan seni budaya.
Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jember Karimullah Dahrujiadi, penempatan posisi masing-masing kader sebagai pengurus, sudah melampaui proses sesuai peraturan partai.
“Formatur telah menyusun komposisi calon pengurus (pasca Musda), yang kemudian disusulkan kepada DPRD Provinsi Jawa Timur,” kata Jik Karim, sapaan akrab ketua DPD Partai Golkar Jember.
Penyusunan pengurus, melalui berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, termasuk senior partai Golkar.
“Ya inilah hasilnya, yang harus kita jalankan. Sebagai kader, tentu kita terima apapun posisinya,” katanya.
Pertimbangan penyusunan pengurus, diantaranya memasukkan unsur pemuda dan Keterwakilan perempuan.
“Sehingga, dalam kepengurusan baru, ada Keterwakilan pemuda dan perempuan. Mereka ada yang pengurus lama, ada juga orang baru,” katanya.
Bagi kader Golkar yang belum menduduki posisi sebagai pengurus pleno, Ji Karim berharap dapat memperkuat jajaran hasta karya.
“Partai Golkar punya 8 organisasi sayap, diantaranya Al Hidayah, MDI, KPPG dan yang lainnya. Kami berharap, semua kader yang belum menjadi pengurus pleno, dapat memperkuat jajaran hasta karya,” ujarnya.
Menyinggung Generasi Z, Ji Karim menegaskan akan menjadikan segmen generasi Z, sebagai andalan partai Golkar.
Apalagi di era digital, serta adanya program MBG, pemuda dapat mengambil peran aktif, melalui Partai Golkar.
“Ini merupakan segmen besar ya, sehingga kami akan menjadikan pemuda ini sebagai segmen andalan partai Golkar,” tandasnya. (#)
- Pewarna: Selamet Hariyadi
- Editor: Miftahul Rachman





