Desa Jubung Belajar Budidaya Ikan dari Profesor Asal Jerman 

Revolusi Bagi Pembudidaya ikan dengan Algoritma AI

Loading

Jember _ Jempolindo.id _ Pemerintah Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, bekerjasama dengan Fakultas Tehnik jurusan Elektro Universitas Negeri Jember, belajar budidaya ikan menggunakan teknologi IOT, dengan menghadirkan Prof Claudio Castellini, dari Jerman.

Inovasi ini diujicobakan kepada Kelompok perikanan Nila, Gurame dan Lele, di sebuah kolam ikan milik Ketua BPD Jubung Drs Moh Erfan, berlokasi di Desa Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, pada Minggu (01/10/2023).

Pada kesempatan itu, Prof Claudio Castellini, memberikan Paparan tentang keunggulan tehnologi IOT, yang berpotensi untuk merevolusi dunia akuakultur, lebih presisi dengan menjadikan AI (Artificial Intelegence) memainkan peran lebih efisien dan efektif.

“Dengan memanfaatkan algoritma AI, para pembudidaya dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ikan mereka,” ujar Prof Claudio.

Claudio mengatakan, 50 tahun lalu teknologi ini telah dikembangkan di Jerman.

“Terbukti bahwa persoalan kecepatan internet mempengaruhi efektivitas program AI,” ujarnya.

Para peserta tampak antusias, belajar mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT), untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan di Desa Jubung.

Sambutan Dekan FT Unej

Dalam sambutannya, Dekan fakultas Tehnik DR Ir Triwahju H ST MT menyampaikan, tentang Peran Fakultas Tehnik untuk membantu membangun teknologi tepat guna bagi pembudidaya ikan.

“Teknologi ini akan menjadi solusi yang produktif dan efektif,” ujarnya

Dalam acara pengabdian masyarakat itu, juga diajarkan merakit Alat Dengan memanfaatkan Solarcell Solusi Alternatif, untuk energi terbaharukan, oleh Didik Suharijadi SS MA, yang terkenal melalui gerakan Jember SAE.

Tanggapan Masyarakat 

Ketua BPD Desa Jubung Drs Moh Erfan, mengpresiasi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Pemdes Jubung.

“Saya mendukung apa yang dikerjakan oleh Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana untuk pemberdayaan masyarakat khususnya pembudidaya ikan.

Lebih lanjut, Erfan berharap teknolgi ini, bisa mengangkat perekonomian masyarakat terutama membantu program pemerintah desa Jubung.

“Kami berharap, program ini dapat menguatkan Gerakan Sadar makan ikan, sebagai upaya pencegahan gizi buruk dan stunting dimasyarakat,” tutupnya .(#)