JEMBER, JEMPOLINDO.ID — Bupati Jember Muhammad Fawaid, S.E., M.Sc., saat giat program Bunga Desaku, menggelar forum dialog bersama tokoh agama di Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Senin (20/7/2026).
Bupati Fawaid menemui para pengasuh pondok pesantren setempat. Ia hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dan Camat Pakusari.
Dalam forum itu, Bupati membuka ruang seluas-luasnya bagi para pengasuh pondok pesantren untuk menyuarakan aspirasi dan harapan mereka ke depan.
“Tolong kritik kami bila ada kebijakan yang tidak sesuai. Jangan biarkan kami membuat kebijakan yang tidak diharapkan,” tegas Bupati Fawaid.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian.
“Kami butuh tim yang solid untuk membangun Jember agar lebih baik. Doakan juga pemerintahan Presiden Prabowo tetap aman,” tambahnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Bupati itu juga menyoroti peran penting para kiai dalam dunia pendidikan.
“Peran para tokoh kiai sangatlah penting dalam pendidikan,” ujarnya.
Menanggapi ajakan tersebut, salah satu perwakilan pengasuh pondok pesantren menyampaikan harapannya agar proses perizinan pendirian sekolah setingkat SMP dan perguruan tinggi tidak dipersulit.
“Bagaimanapun juga, para pengasuh pondok pesantren ingin membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan lewat dunia pendidikan,” kata Kiai Abdullah, pengasuh pondok pesantren asal Desa Jatian, Kecamatan Pakusari.
Ia pun menutup pernyataannya dengan optimisme.
“Semoga ke depannya Kabupaten Jember bisa semakin baik,” pungkasnya. (#)
- Pewarta: Selamet Hariyadi
- Editor: Miftahul Rachman





