Jember _ jempooindo.id _ PT Semen Imasco Asiatic Puger dinilai melakukan tindakan diskriminatif terhadap pekerja lokal membuat Nailul Hufron(ket.GMBI) Jember meradang. Senin (25/01/2021)
https://rajaview.id/9bM9mRX5X8djVgiEoh5RDsRMwphGsdko4577AKdK
Menurut Nailul Hufron, telah terjadi tindakan diskriminatif terhadap pekerja lokal. Problem ini akut dan susah dicari jalan keluarnya. Pekerja lokal mendapat tekanan, sementara pekerja asing mendapat fasilitas yang baik.
Padahal, kata Nailul pertambangan jelas merugikan lingkungan hidup.Tapi pihak perusahaan merayu masyarakat, janjinya kerusakan lingkungan hidup akan di kompen dengan mengakomodir pekerja lokal.
Nyatanya pekerja lokal mendapat perlakuan diskriminatif dari perusahaan.
“Coba mas perhatikan, kita sebagai masyarakat Jember sudah banyak dirugikan. Sumber alam dirusak dan pekerja lokal bekerja dalam tekanan. Lebih parah saluran irigasi pertanian dirusak.Ini benar -benar bisnis jahat,” imbuhnya
Melihat kondisi itu Hufron mengultimatum PT Semen Imasco Asiatic. Jika tidak melakukan evaluasi, pihaknya mengancam akan melakukan aksi besar besaran.
“GMBI jember bersama masyarakat dan petani akan melakukan perlawanan,” ancamnya.
GMBI juga menyoal PT Semen Imasco Asiatic telah melakukan tindakan ngawur, mulai dari perijinan dan tata laksana perusahaan.
“Sekali lagi, jika PT Semen Imasco Asiatic masih diskriminatif terhadap pekerja lokal, kami akan lakukan perlawanan dan meminta agar perusahaan ditutup,” ancamnya. (Nng)