22.4 C
East Java

DPC Progib Jember Membersamai Masyarakat, Gelar Aksi Damai Dukung MBG

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Menyikapi situasi nasional, terkait program MBG (Menu Bergizi Gratis), DPC Progib (Pro Garda Indonesia Bersatu) Kabupaten Jember, bersama Aliansi Masyarakat Jember, menggelar aksi damai dukung MBG, di Depan Gedung DPRD Kabupaten Jember, pada Senin (22/06/2026).

Ratusan masa, dibawah komando DPC Progib Jember, tampak berkumpul sejak pagi pukul 09.00 WIB. Mereka berorasi, menyampaikan aspirasinya, untuk mendukung kelanjutan Program MBG.

Lihat juga Siaran live: 

Setelah berorasi saling silih berganti, masa aksi itu ditemui Ketua DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Halim, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Fuad Akhsan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Fatmawati, Ketua Fraksi Partai Golkar KH Kholil Asyari, Ketua Fraksi Partai Gerindra Hanan Kukuh Ratmono, dan anggota DPRD Kabupaten Jember lainnya.

Dihadapan masa aksi, Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim menegaskan akan mengakomodir aspirasi masyarakat, untuk memperjuangkan agar program MBG tetap berlanjut.

“Aspirasi ini, akan kami sampaikan bukan hanya kepada DPR-RI dan BGN, kalau perlu akan kita sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Selanjutnya, sebanyak 20 orang perwakilan masa aksi, memasuki ruang Banmus, untuk menyampaikan aspirasinya.

Sementara, masa aksi terus bertahan, menunggu hasil pembahasan antara perwakilan DPC Progib dan Segenap Pimpinan DPRD Kabupaten Jember.

Pernyataan DPC Progib Jember

Menurut Ketua DPC Progib Kabupaten Jember Subakri Firdaus, aksi itu bertujuan bukan sekedar mendukung program strategis nasional, terutama MBG, melainkan sebagai wujud kepedulian terhadap situasi yang berkembang belakangan.

“Ini bukan sekedar urusannya dengan bagaimana agar MBG berkelanjutan, tetapi sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap situasi yang berkembang,” ujarnya.

Program MBG, kata Cak Sukri, sapaan akrab Ketua DPC Progib Jember, secara keseluruhan merupakan program yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Bukan hanya penerima manfaat yang merasakannya, tetapi banyak sektor terkait, yang juga turut merasakan adanya program MBG ini,” jelasnya.

Terbukanya lapangan kerja, kata Sukri, merupakan dampak langsung dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Setidaknya, di Kabupaten Jember, ada 221 Dapur SPPG, jika setiap dapur menyerap 50 tenaga kerja, maka setidaknya sudah ada lebih 10.000 tenaga kerja yang terserap,” tegasnya.

Selain itu, program MBG juga dirasakan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di Jember.

“Tak bisa dipungkiri, program MBG juga dirasakan di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM,” tambahnya.

Dukung Presiden Prabowo Bersihkan BGN

Kepada sejumlah wartawan, Cak Sukri menegaskan, meski Progib Jember mendukung program MBG, namun tetap ingin agar tata kelola MBG dievaluasi.

“Kami menyadari, bahwa dalam pelaksanaan program MBG, masih ada kekurangan, termasuk adanya perilaku oknum yang menggerogoti kebijakan Bapak Prabowo. Karenanya, kami mendesak agar dilakukan evaluasi total,” tandasnya.

Sikap tegas Progib Jember, dalam mengawal suksesnya program Presiden Prabowo Subianto, kata Cak Sukri merupakan komitmen yang harus dipertahankan dan diperjuangkan.

“Indikasi terjadinya penyimpangan, sudah kami duga jauh hari sebelum mantan Kepala BGN Dadan Hindayana tertangkap Kejaksaan Agung,” katanya.

Meski tidak secara vulgar, kritik terhadap pelaksanaan Program MBG telah disampaikan melalui struktur Organisasi Progib.

“Kami telah sampaikan pokok pikiran, sebagai kritik, agar program MBG dapat berjalan sesuai yang diinginkan bersama,” katanya.

Cak Sukri mengecam adanya upaya provokatif, yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, yang bermaksud untuk mendiskreditkan pemerintahan Prabowo Subianto.

“Kami minta agar pelaku provokasi, penyebar Hoaks, agar ditindak tegas  berdasarkan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Namun demikian, Cak Sukri menegaskan bahwa Progib Jember tidak kritik, penyampaian kritik yang membangun justru merupakan bahan evaluasi untuk berbenah lebih baik.

“Kami tidak kritik, tetapi kami anti kemiskinan,” tandasnya.

Agenda Lanjutan

Wakil Sekretaris DPC Progib Kabupaten Jember Muhammad Salim, meminta agar diadakan pertemuan lanjutan, untuk membahas lebih serius, terkait tuntutan DPC Progib Jember.

“Dalam waktu dekat, kami akan berkirim surat permohonan audiensi kepada DPRD Kabupaten Jember,” tegasnya.

Sikap DPW Progib Jatim

Giat Aksi Damai itu, dihadiri oleh Dewan Pembina DPW Progib Provinsi Jawa Timur Pravendi Januarsa, yang turut memberikan orasi, dan mendampingi perwakilan DPC Progib Jember.

Pravendi meminta agar DPRD Kabupaten Jember turut memperjuangkan aspirasi DPC Progib Jember, bersama masyarakat.

“Apa yang telah disampaikan masyarakat, sebenarnya untuk kepentingan bersama, bukan hanya untuk kepentingan sekelompok orang saja,” ujarnya.

Lebih jauh, Pravendi menegaskan bahwa Progib berkomitmen untuk mengawal kejelasan regulasi program MBG.

“Ketegasan regulasi, merupakan dasar penting, agar Program MBG dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama,” tegasnya.

Pernyataan Perwakilan Satgas MBG Jember

Audiensi antara perwakilan masa aksi bersama DPRD Kabupaten Jember, juga dihadiri Indra Tri Purnomo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Jember yang juga menjabat sebagai Ketua Harian / Wakil Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember.

Pada kesempatan itu, Indra berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat itu kepada pimpinannya.

“Tentu kami berkomitmen, untuk turut mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Indra menjelaskan, bahwa peran Satgas MBG diantaranya melakukan Inspeksi Dapur (SPPG), untuk memastikan kelayakan higienitas dan keamanan pangan.

“Hari ini, kami juga sedang melakukan supervisi, serentak ke semua dapur SPPG di Kabupaten Jember,” jelasnya.

Satgas MBG Kabupaten Jember, kata Indra juga menangani kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan dapur SPPG, sehingga menyebabkan terjadinya keracunan yang dialami siswa TK.

“Kami telah mengambil tindakan tegas dengan merekomendasikan penutupan sementara dapur SPPG,” ujarnya.

Sebagai wujud keseriusannya, Satgas MBG Jember terus melakukan evaluasi dan pengawasan, melalui kegiatan supervisi dan pemetaan besar-besaran terhadap ratusan dapur SPPG, yang tersebar di seluruh kecamatan di Jember.

“Hal ini untuk memastikan kualitas makanan dan mencegah terulangnya beberapa kasus yang sudah terjadi,” tandasnya. (#)

===============

Dukung Jurnalisme Profesional dengan berdonasi melalui rekening BCA: 2000781234

===============

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img