JEMBER, JEMPOLINDO.ID — Pemerintah Kabupaten Jember bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember menggelar rapat paripurna, guna membahas enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2026, Senin (22/6/2026).
Dalam forum tersebut, seluruh fraksi menyampaikan pandangan umum terhadap nota penjelasan yang disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Sinergi antara eksekutif dan legislatif terlihat kuat dalam upaya mendorong kemajuan daerah. Bupati Muhammad Fawait menegaskan komitmennya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menaikkan tarif pajak maupun retribusi.
Fokus Optimalisasi PAD dan Keberpihakan UMKM
Pria yang akrab disapa Gus Bupati itu mengungkapkan, Pemkab Jember terus berinovasi mengoptimalkan pendapatan daerah. Salah satu jalur yang digarap adalah mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Komitmen Pemkab Jember tetap sama. Kami ingin mengoptimalkan pendapatan melalui dorongan terhadap BUMD. Kami ingin menaikkan pendapatan tanpa harus menaikkan pajak maupun retribusi,” ujar Gus Bupati di hadapan awak media.
Pemerintah juga memberi perhatian besar pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah rencana strategis telah disiapkan, mulai dari pembangunan food street, penyediaan “Gerobak Cinta” bagi pedagang kaki lima (PKL), hingga rencana pemberian insentif bunga pinjaman bagi pelaku UMKM, PKL, dan pedagang keliling (mlijo) pada 2027 mendatang.
Perda yang Urgen dan Relevan
Menanggapi pertanyaan efektivitas implementasi peraturan daerah, Bupati Fawait menekankan pentingnya relevansi dan urgensi sebuah aturan. Ia memastikan usulan Perda yang tengah dibahas didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat Jember.
Bupati optimistis kebijakan tersebut berjalan cepat karena disinergikan dengan program prioritas nasional, seperti Kawasan Daulat Pangan dan Kemandirian Pangan (KDKMP) serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau Perda itu betul-betul dibutuhkan masyarakat dan urgen, implementasinya pasti tidak perlu menunggu lama dan akan berjalan dengan baik,” tegasnya.
DPRD Apresiasi Keselarasan Visi
Wakil Ketua DPRD Jember, Fatmawati, mengapresiasi keselarasan visi antara eksekutif dan legislatif. Ia menyebut seluruh fraksi di DPRD sepakat bahwa setiap kebijakan harus bermuara pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Jember.
“Intinya, bagaimana Jember bisa maju dan mandiri. Kami mendukung penuh langkah menggenjot PAD tanpa membebani rakyat melalui kenaikan retribusi. Sinergi dengan program nasional seperti KDKMP dan MBG juga diharapkan menjadi stimulus besar bagi perekonomian dan pendapatan daerah,” jelas Fatmawati.
Dengan kesamaan pandangan antara Pemkab dan DPRD, agenda pembangunan yang tertuang dalam P-APBD 2026 maupun APBD 2027 diharapkan terealisasi optimal demi mewujudkan visi Jember Baru, Jember Maju. (#)
- Pewarta: Sundari Rianto
- Editor: Gilang Gibran Al Fikri





