24.9 C
East Java

Gus Fawait Lantik Pj Sekda Jember, Imam Fauzi: Musuh Percepatan adalah Perlambatan 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda).

Acara pelantikan berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha pada Selasa (12/5/2026).

Pelantikan ini bertujuan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Akhmad Helmi Luqman, karena menjalankan ibadah haji.

Oleh karena itu, langkah ini sekaligus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah demi mengejar berbagai target pembangunan.

Gus Fawait menegaskan bahwa peran Pj Sekda sangat penting untuk menjaga ritme birokrasi tetap solid dan kondusif.

Bahkan, ia memberikan instruksi khusus agar capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah menembus Rp1 triliun terus ditingkatkan.

Namun, ia mengingatkan bahwa semua perencanaan harus presisi dan taat hukum.

“Sejak awal kepemimpinan kami, Jember tetap kondusif. Semua sekda sebelumnya juga ikut menjaga stabilitas pemerintahan,” ujar Muhammad Fawait dalam sambutannya.

Selain fokus pada sektor pendapatan, Achmad Imam Fauzi juga memikul tugas berat untuk memimpin validasi data kemiskinan di Jember.

Pasalnya, Bupati menemukan puluhan ribu warga meninggal tetapi masih tercatat secara administratif. Akibatnya, hal ini memicu ketidaktepatan sasaran bantuan sosial.

Kemudian, Pj Sekda diharapkan mampu menggerakkan para camat serta bekerja sama dengan TNI-Polri. Dengan begitu, persoalan akta kematian dan akurasi data bantuan dapat segera dituntaskan.

“Ada warga meninggal yang belum memiliki akta kematian. Dampaknya sangat besar terhadap program bantuan pemerintah,” ungkap Gus Fawait.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh jajaran birokrasi di bawah komando Pj Sekda yang baru agar tetap selaras dengan program strategis nasional.

“Kami berharap semua jajaran sejalan untuk mensukseskan program nasional, diantaranya pengentasan kemiskinan, sampah, MBG dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.

Ia juga mewanti-wanti para pimpinan OPD supaya tidak hanya menyerahkan urusan teknis anggaran kepada staf. Sebab, kebiasaan tersebut dapat menciptakan celah administrasi.

“Percepatan pembangunan memang krusial, tetapi proses perencanaannya wajib teliti dan sesuai aturan,” jelasnya.

Perencanaan yang matang itu, tercermin dalam APBD 2026, maupun dalam APBD 2027.

“Selama masih tidak menyimpang dari peraturan perundangan, ya kita lakukan,” ujarnya.

Fauzi: Musuh Percepatan adalah Perlambatan

Achmad Imam Fauzi, yang juga menjabat sebagai Kepala Bapeda Kabupaten Jember, usai pelantikan mengatakan bahwa agenda Bupati Jember Muhammad Fawait adalah melakukan percepatan, dalam segala aspek pembangunan.

“Yang itu tercermin didalam RPJMD, dan tertuang di dalam APBD dan PAPBD 2026,” katanya.

Dalam upaya melakukan percepatan itu, maka Fauzi berkeinginan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja birokrasi.

“Jika terjadi penghambatan, maka akan kita selesaikan,” tegasnya.

“Musuh percepatan itu adalah perlambatan, yang biasanya terkait dengan kapasitas SDM,” imbuhnya. (#)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img