18.5 C
East Java

Ratusan Aktivis KUMAIL Jember Ikuti Aksi Hari Al-Quds di Surabaya, Mengutuk Agresi Militer Amerika dan Israel 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Ratusan anggota Komite Umat Islam Anti Amerika dan Israel (KUMAIL) Koordinator Wilayah Jember berangkat menuju Surabaya, untuk mengikuti aksi damai peringatan Hari Al-Quds Internasional, di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Jumat (13/3/2026).

Mengutuk Agresi Militer Amerika dan Israel

Aksi tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kota di Jawa Timur yang berkumpul sejak usai salat Jumat.

Massa aksi menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina serta menuntut kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel.

Selain itu, peserta juga mengutuk agresi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Desak Indonesia Keluar BoP

Dalam aksi tersebut, massa turut mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menarik Indonesia dari keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang disebut dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Koordinator lapangan KUMAIL, Husein Assegaf, menyatakan bahwa forum BoP dinilai tidak memberi manfaat nyata bagi terciptanya perdamaian di Timur Tengah karena tidak melibatkan perwakilan Palestina.

Ia juga menilai anggaran yang dialokasikan untuk keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut lebih baik dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dalam negeri.

“BoP tidak ada manfaatnya bagi perdamaian sejati. Anggaran Rp1,7 triliun yang dialokasikan seharusnya bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Husein di hadapan massa aksi.

Kibarkan Bendera Palestina

Rombongan peserta dari Jember berangkat menggunakan tiga bus dari halaman Yayasan Al-Hujjah di Kecamatan Sumbersari.

Sebelum berangkat, peserta mengibarkan bendera Palestina dan Hizbullah serta meneriakkan slogan solidaritas bagi perjuangan rakyat Palestina.

Aksi yang dikenal sebagai demonstrasi Al-Quds tersebut mengusung tuntutan utama pembebasan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang menjadi salah satu situs suci umat Islam.

Hari Al-Quds sendiri merupakan peringatan tahunan yang digagas oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1979. Peringatan ini dilaksanakan setiap Jumat terakhir bulan Ramadan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina sekaligus untuk menjaga isu tersebut tetap menjadi perhatian dunia Islam.

Aksi Damai

Tahun ini, peringatan Hari Al-Quds berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut turut mendorong berbagai kelompok masyarakat di sejumlah negara untuk menggelar aksi solidaritas terhadap Palestina.

Di Surabaya, aksi berlangsung relatif tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Tidak ada laporan insiden berarti selama kegiatan berlangsung.

Selain di Indonesia, peringatan Hari Al-Quds juga digelar di berbagai negara pada 13 Maret 2026 sebagai bentuk solidaritas global terhadap perjuangan Palestina dan penolakan terhadap kebijakan yang dinilai memihak pendudukan Israel. (sar)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img