18.7 C
East Java

DPD PAN Jember Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Korban Banjir

JEMBER, JEMPOLINDO.ID DPD PAN Jember mengirimkan bantuan air bersih bagi warga Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan yang terdampak banjir. Sebanyak satu truk tangki air bersih tiba di lokasi, pada Selasa (17/2/2026).

Bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mendesak ribuan warga terdampak bencana banjir.

Banjir yang menerjang wilayah tersebut pada Jumat (12/2/2026) lalu merendam banyak sumur warga dengan air dan lumpur. Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Ketua DPD PAN Jember, H. Abdus Salam SE, menyatakan keprihatinannya terhadap bencana ini.

“Kami DPD PAN Jember terpanggil untuk membantu meringankan korban banjir yang mengalami krisis air bersih. Karena itu, kami perintahkan pengurus DPC PAN Wuluhan untuk turun langsung menyalurkan air bersih kepada warga,” ujar pria, yang akrab disapa Cak Salam melalui sambungan telepon dari Madinah.

Cak Salam menegaskan bahwa banjir di Dusun Sumberjo sudah rutin terjadi setiap musim hujan. Namun, ia mengakui tahun ini menjadi yang terparah dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

“Orang tua saya asli kelahiran sini (Dusun Sumberjo). Banjir di daerah ini memang rutin terjadi setiap tahun, tetapi tahun ini paling parah. Semoga kondisi cepat pulih agar warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Salam juga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Jember dan Bupati Muhammad Fawait dalam menangani banjir di wilayah tersebut.

Berdasarkan data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, banjir meluas hingga 23 desa di 10 kecamatan. Sedikitnya 7.445 kepala keluarga atau lebih dari 7.400 warga terdampak musibah ini.

Ratusan warga sempat mengungsi ke lokasi lebih aman. Satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat membersihkan rumah dari genangan air.

Sejumlah wilayah terdampak meliputi Desa Nogosari, Rambipuji, dan Desa Glundengan, Wuluhan.

Banjir merendam permukiman warga akibat luapan Sungai Bedadung dan Sungai Dinoyo dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Kedua sungai ini berhulu di kawasan Pegunungan Argopuro. Ketika curah hujan meningkat ekstrem, debit air langsung melonjak dan meluap ke pemukiman warga. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi
  • Editor: Miftahul Rachman 
Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img