JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) memastikan layanan adminduk (administrasi kependudukan) hadir tanpa sekat bagi masyarakat. Ia meninjau secara langsung pelayanan di Kantor Kecamatan Bangsalsari, Senin (26/1/2026).
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pengawasan Program Peta Cinta. Program ini memungkinkan pencetakan KTP-el hingga tingkat kecamatan.
Warga Berdialog Dengan Bupati
Sejak pagi, warga memenuhi halaman kantor untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Didampingi sejumlah kepala OPD dan Camat Bangsalsari, Gus Fawait menyusuri setiap titik pelayanan. Ia mencermati proses registrasi, input data, hingga pencetakan KTP-el sambil berdialog dengan petugas dan warga.
Dalam dialog tersebut, Bupati menemukan masih adanya antrean panjang. Beberapa warga mengaku datang sejak dini hari.
“Pelayanan ini soal keadilan. Warga desa dan kota memiliki hak yang sama untuk dilayani dengan baik,” tegas Gus Fawait.
Ia menyebut Kabupaten Jember termasuk daerah yang berani mengambil langkah maju dengan menempatkan alat cetak KTP-el di kantor kecamatan. Kebijakan ini berhasil memangkas jarak, biaya, dan waktu.
Dengan sistem ini, masyarakat dari wilayah seperti Sumberbaru, Sukowono, hingga Silo tidak perlu lagi ke pusat kota untuk mengurus KTP atau Kartu Keluarga.
Gus Fawait mengingatkan warga agar menjaga dokumen kependudukannya dengan baik.
“Pelayanan kami maksimal dan gratis. Tapi dokumen kependudukan harus warga jaga,” pesannya.
Pemkab Jember juga berencana memberi apresiasi kepada camat dan kepala desa yang aktif dan inovatif dalam layanan Adminduk.
Atasi Antrian
Untuk mengatasi antrean, Gus Fawait menginstruksikan penerapan pola penjadwalan pelayanan berbasis desa. Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setyono, menerangkan skema ini mulai diuji coba di wilayahnya.
“Kami mengatur jadwal, satu hari melayani dua desa,” jelas Bambang.
Ia optimistis seluruh kuota 1.000 blangko KTP-el untuk 11 desa di Bangsalsari terserap maksimal. Hingga kini, lebih dari 700 KTP-el telah tercetak.
Pernyataan Kadispendukcapil
Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Jember Bambang Saputro mengungkapkan, Pemkab Jember sedang menuntaskan pencetakan 68 ribu KTP-el yang tertunda sejak 2019. Saat ini, 19.220 keping telah terpakai, sementara sisanya tersedia untuk masyarakat.
Pengakuan Warga
Salah seorang warga, Muhammad Riko, mengaku merasakan manfaatnya.
“Sekarang ngurus KTP lebih dekat dan tidak ribet. Tidak perlu ke kota lagi,” ungkapnya. (#)





