22.1 C
East Java

Ketika Jusuf Kalla dan Imam Utomo Bertemu di Benteng Pendem, Kukuhkan Pengurus  PMI Jawa Timur

NGAWI, JEMPOLINDO.ID  – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur mengukuhkan pengurus barunya, masa bakti 2025–2030 dalam suasana  penuh makna, di Benteng Van den Bosch (Benteng Pendem), Kabupaten Ngawi, Rabu (17/12/2025).

Pengukuhan pengurus baru itu, menjadi momen simbolis yang menyatukan semangat pengabdian kemanusiaan dengan warisan sejarah.

Pemilihan benteng bersejarah yang merupakan cagar budaya ini, sebagai lokasi pelantikan untuk pertama kalinya di ruang terbuka mendapat perhatian khusus.

Ketua PMI Jawa Timur, H. Imam Utomo, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghadirkan nuansa berbeda dan memperdalam makna pengabdian.

“Ini adalah kali pertama pelantikan pengurus PMI Jatim digelar di ruang terbuka dan situs bersejarah. Kami ingin menciptakan atmosfer yang khusyuk dan penuh makna, sekaligus mengingatkan pada ketangguhan nilai-nilai luhur,” ujar Imam Utomo.

Mantan Gubernur Jawa Timur itu  menekankan, soliditas antara PMI provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan setiap gerakan kemanusiaan.

Acara ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum PMI Pusat, H. Jusuf Kalla, beserta perwakilan dari 38 PMI kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Kepemimpinan H. Imam Utomo yang kembali dipercaya untuk periode kedua menandakan kontinuitas dan kepercayaan dalam memajukan organisasi.

Rangkaian acara juga menyertakan Apel Hari Relawan PMI, yang menegaskan posisi sentral relawan sebagai ujung tombak. Dalam sambutannya, Jusuf Kalla membedakan peran strategis pengurus dan operasional relawan.

“PMI bergerak untuk kemanusiaan. Jajaran pengurus yang terbatas berfungsi membuat kebijakan, sementara eksekusi di lapangan berada di tangan ribuan relawan,” jelas mantan Wakil Presiden RI tersebut.

Ia menambahkan, struktur kepengurusan yang ramping dirancang untuk efektivitas dan kecepatan pelayanan.

Di luar kesiapan tanggap darurat, Jusuf Kalla menyoroti pentingnya fase rehabilitasi pascabencana serta penanganan akar masalah, seperti kerusakan lingkungan.

Ia memberikan apresiasi tinggi pada konsistensi PMI Jatim, khususnya dalam penanganan bencana dan pelayanan donor darah yang kerap mencatatkan capaian tertinggi secara nasional.

“Komitmen kami adalah memastikan relawan berada di lokasi bencana maksimal enam jam setelah kejadian,” tegasnya.

Struktur Kepengurusan PMI Jawa Timur Masa Bakti 2025–2030

Pelindung:
Gubernur Jawa Timur

Dewan Kehormatan:

  • Ketua: Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc.
  • Sekretaris: Dr. Ir. RB Fattah Jasin, M.S.
  • Anggota:
    1. Ang Herman Anggrek
    2. Baidowi
    3. Yamin Achmad
    4. Loddy Gunadi
    5. Hermawan Santoso

Pengurus Harian:

  • Ketua: H. Imam Utomo S.
  • Wakil Ketua: Dr. Ir. R. Eddy Indrayana
  • Sekretaris: Drs. Nurwiyatno, M.Si.
  • Wakil Sekretaris/Kepala Markas: Drs. Dwi Suyatno, M.Si.
  • Bendahara: Drs. Soedjarno

Ketua-Ketua Bidang:

  1. Organisasi: Dr. Muchamad Taufiq, SH., MH., CLM
  2. Penanggulangan Bencana: Dr. Edi Purwinarto, M.Si
  3.  Pelayanan Kesehatan, Sosial, dan Rumah Sakit: dr. Harsono
  4. Pelayanan Darah: dr. Betty Agustina Tambunan, Sp.PK(K)
  5.  Anggota dan Relawan: H.E.A. Zaenal, SH., M.H.
  6. Pendidikan dan Pelatihan: Drs. Budi Supriyanto, M.Si.
  7.  Komunikasi dan Informasi: Dr. Turmudzi, SH., MBA
  8.  Pengembangan Sumber Daya: Robert Simangungsong, SH., M.H.
  9.  Kerja Sama dan Kemitraan: Dr. Suprianto, SH., M.H.

Anggota Pengurus:

  1.  Drs. H. Abdul Mujib Hasyim, M.Pd.I
  2. Dr. Budi Sawitri, SST., M.Si.
  3. H. Amin Istighfarin. (#)
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img