JEMBER, JEMPOLINDO.ID – TK Ar-Rahmah, berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, telah berdiri sejak tahun 2017, dibawah naungan Yayasan Ar-Rahmah.
Kini, kiprahnya semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan usia dini yang mengedepankan pembentukan karakter, berakhlaqul karimah dan kemampuan dasar anak secara komprehensif, berbasis pendidikan Agama Islam.
Melalui wawancara eksklusif dengan para pemangku kepentingan di sekolah tersebut, tergambar jelas dedikasi dan visi besar di balik setiap langkah mereka.
Sejak berdiri, hingga telah 8 tahun bertahan, dibalik kiprahnya, terdapat peran sentral para perempuan.
Mulai dari Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, hingga para guru, sebagian besar adalah para perempuan.
Ditemui saat penyerahan Rapot Akhir tahun ajaran 2025, Ketua Yayasan Ar-Rahmah, Endang Asmaningsih, di usianya yang sudah 74 tahun, namun masih terlihat energik, penuh semangat.
Perempuan ini, bersama adik perempuannya Enyaturrahman (65), menggagas berdirinya Lembaga Pendidikan TK PAUD, diatas lahan warisan orang tuanya.
“Kami hanya ingin melanjutkan cita cita orang tua, yang ingin mengembangkan lembaga pendidikan,” ujarnya, kepada media ini, pada Kamis (18/12/2025).
Pada awal berdirinya, hanya ada 7 siswa TK, hingga kini sudah memiliki 60 lebih siswa.
“Perlahan-lahan kami telateni, masyarakat mulai memahami tujuan berdirinya pendidikan ini,” katanya.
Melalui pendidikan, kata Enyaturrahman, maka kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Desa Banjarsari, akan secara bertahap diperbaiki.
“Pendidikan merupakan pintu masuk, upaya untuk meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.
Sementara ini, pembiayaan operasional TK Ar-Rahmah, sebagian besar masih ditopang dari keuangan Yayasan Ar-Rahmah.
“Sumber dananya berasal dari donatur, keluarga, dan pihak luar,” katanya.
Pihak luar, diantaranya sumbangan pembangunan gedung dari Almarhum Miftahul Ulum, mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kini Yayasan Ar-Rahmah, juga telah memiliki lembaga pendidikan setingkat SMP dan SMA.
Kepala Sekolah: Dedikasi Tanpa Batas
Kepala Sekolah TK Ar-Rahmah Uswatun Khasanah, menjelaskan bahwa dirinya ikut berkiprah membangun lembaga pendidikan ini, sejak lulus dari Universitas Islam Jember KH Achmad Shiddiq.
“Sebenarnya, awalnya gak mau jadi kepala sekolah, tetapi karena guru yang ada, hanya saya yang lulusan S1, ya mau gak mau, saya terima saja,” ujarnya.
“Dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah, kami dibantu oleh 4 guru lainnya,” Imbuhnya.
Bersama para dewan guru, Uswatun terus berupaya memberikan pengajaran yang berkualitas. Sehingga, kini TK Ar-Rahmah telah mendapatkan akreditasi B, dari Provinsi Jawa Timur.
“Tentu prestasi yang kami raih, berkat dukungan semua pihak,” ujarnya.
Alumni UIN ini berharap, TK Ar-Rahmah dapat terus berkembang, memberikan sumbangsihnya bagi peningkatan pendidikan di Desa Banjarsari.
“Alhamdulillah, sekarang jumlah muridnya terus bertambah,” ujarnya.
Sang Kepala Sekolah berharap TK Ar-Rahmah dapat meningkat di tahun-tahun mendatang, seiring dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas, fasilitas dan metode pembelajaran.
Guru,Mengajar dari Hati
Salah satu guru TK Ar-Rahmah,yang biasa di panggil Bu Guru Sella,yang sudah mengabdi selama hampir enam tahun, berbagi pengalamannya dalam mendidik anak-anak.
Keputusannya menjadi guru TK berawal dari amanah orang tuanya untuk mengabdi di lingkungan sekitar.
“Saya ingin tetap dekat dengan orang tua sambil menjalankan amanah mereka untuk mengajar. Kebetulan di lingkungan kami ada lembaga pendidikan yang membutuhkan tenaga pengajar, jadi saya memutuskan untuk bergabung di sini,” jelasnya.
Baginya, profesi ini sangat menyenangkan karena setiap hari memberikan kesan yang berbeda-beda. “Selalu seru dan banyak kesan bahagia saat berinteraksi dengan anak-anak setiap harinya,” tambahnya.
Tanggapan Wali Murid, Hasil Nyata dari TK Ar-Rahmah
Ibu Siti Rafika, salah satu wali murid, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemajuan yang dicapai anaknya selama bersekolah di TK Ar-Rahmah.
“Alhamdulillah, anak saya sekarang sudah bisa mengaji, menulis, membaca, dan mewarnai dengan baik. Perkembangannya sangat terasa,” ungkap Ibu Siti dengan wajah ceria.
Setelah lulus dari TK Ar-Rahmah, Ibu Siti berencana menyekolahkan anaknya ke SDN Banjarsari 2.
Ia pun berharap agar TK Ar-Rahmah semakin maju dan guru-gurunya tetap sabar serta berdedikasi tinggi dalam mendidik anak-anak. (#)
- Pewarta: Sundari
- Editor: Miftahul Rachman





