Jember, Jempolindo.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember telah menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Muskorkab) untuk memilih ketua baru, di Aula BKPSDM Pemkab Jember, pada Senin (13/10/2025).
Musorkab KONI Jember itu berhasil menetapkan Erfan Priambodo sebagai Ketua KONI Jember periode 2025-2029 secara aklamasi.
Musorkab dihadiri oleh seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) yang ada di Jember.
Dari data yang tercatat, 49 pengurus hadir dari total 45 cabor yang diundang, dengan empat perwakilan cabor yang tidak hadir.
Proses penetapan calon ketua dilaksanakan melalui rapat pleno, yang dipimpin oleh Ketua Sidang, Rendra Wirawan, S.E.
Suksesi Kepemimpinan di Waktu yang Tepat
Muskorkab ini menandai proses suksesi kepemimpinan di tubuh KONI Jember berjalan sesuai tahapan.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinaspora) Pemkab Jember, Drs. Edy Budi Susilo, yang hadir mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KONI periode sebelumnya.
Edy Budi Susilo juga berpesan agar Muskorkab berjalan dengan tertib dan kerukunan, sehingga pengurus KONI di masa mendatang bisa lebih kompak lagi dalam memajukan olahraga di Jember.
“Kita berharap Muskorkab bisa berjalan dengan tertib,” ujarnya.
Warisan PR dan Harapan untuk Prestasi
Meski mengapresiasi berbagai prestasi yang telah ditorehkan pengurus sebelumnya, namun Edy Budi Susilo mengingatkan bahwa masih banyak “pekerjaan rumah” (PR) yang harus dituntaskan oleh kepengurusan yang baru .
“Pengurus KONI kemarin sudah menorehkan berbagai prestasi. Namun meski demikian, masih ada beberapa PR untuk pengurus KONI yang baru, di antaranya meningkatkan prestasi baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” kata Kadispora Edy Budi Susilo.
Pernyataan tersebut menjadi tantangan dan harapan besar bagi kepemimpinan Erfan Priambodo ke depan.
Tugas utama yang menanti adalah membawa kontingen Jember untuk terus bersaing dan mencetak lebih banyak prestasi di ajang yang lebih tinggi.
“Karenanya, KONI harus lebih kreatif dan inovatif, dalam membawa kemajuan kedepan,” ucapnya.
Semua bisa diawali dengan mencari bibit unggul, pemusatan pelatihan, pelatih, sarana dan prasarana serta dukungan anggaran.
“Dengan demikian, kami optimis KONI ke depan akan mampu membawa kemajuan bagi atlet Jember untuk berprestasi,” tandasnya.
Bupati Jember, kata Edi memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan olahraga.
“Beliau sudah menugaskan saya untuk membuat Design Olahraga Daerah (DOD), yang merupakan atensi pemerintah pusat, dimana semua pemerintah provinsi dan daerah diminta untuk menyusun DOD,” jelasnya.
DOD ditargetkan akan rampung pada bulan Desember 2025, sebagai panduan dalam pengembangan dunia olahraga di Kabupaten Jember.
“Sehingga semua bidang olahraga akan ada dalam dod tersebut,” ujarnya.
Dukungan dari KONI Jawa Timur
Keberlangsungan Muskorkab ini juga mendapatkan perhatian dari pengurus KONI Provinsi Jawa Timur
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari KONI Jawa Timur, antara lain Dr. Akmal Budianto, SH., M.Si., selaku Sekretaris KONI Jatim, dan Ilyas, Ketua Bidang Organisasi.
Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan penuh dari tingkat provinsi terhadap proses demokrasi dan regenerasi kepemimpinan di KONI Jember.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Dengan ditetapkannya Erfan Priambodo secara aklamasi, dunia olahraga Jember berharap dapat melihat konsolidasi organisasi yang lebih solid.
Kepemimpinan baru diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada, termasuk menyiapkan atlet-atlet andal untuk menghadapi berbagai event olahraga seperti Porprov Jatim yang akan datang .
Sebagai informasi, Muskorkab KONI Jember ini merupakan agenda penting untuk menentukan arah pembinaan olahraga prestasi, untuk empat tahun ke depan.
Dalam waktu dekat, kata Erfan Priambodo, KONI Jember harus mempersiapkan Porprov Jatim 2027.
“Dengan target 10 besar, kalau beliau nya (Bupati Jember menyampaikan kalau bisa ya 5 besar,” katanya.
Meski, semua akan disikapi secara normatif, sehingga dari 49 Cabor yang sudah terakomodir di KONI Jember, masih mungkin ditambah dengan Cabor tingkat Provinsi Jawa Timur, yang masih belum terakomodir.
“Jika bisa menambah Cabor yang ada, maka akan sangat dinamis, untuk dapat menambah perolehan medali,” ujarnya.
Setelah resmi sebagai Ketua KONI Jember, Erfan bertekad mengembangkan Cabor yang ada, dengan melakukan upaya, tidak sekedar melakukan pendataan saja, melainkan juga melakukan pembinaan.
“Sehingga kita tahu, apa yang menjadi keluhan para Cabor, kalaupun membutuhkan support, ya nanti kita akan konsultasikan kepada Gus Bupati,” ujarnya.
Menjawab pesan TP3D Kabupaten Jember, tentang sinkronisasi anggaran, menurut Erfan, KONI Jember akan menjalankan fungsi organisasi sesuai dengan skala prioritas.
“Nanti kita akan sesuaikan berdasarkan skala prioritasnya,” tandasnya. (Slmt)





