20 C
East Java

Saat Pro Gus’e, Bupati Jember Rencana Luncurkan Program Bucin Kesianak Hingga Imunisasi Campak

Jember, Jempolindo.id – Selalu ada yang baru, saat Pro Gus’e Bupati Jember Muhammad Fawaid, menjelaskan tentang rencana launching Program Bucin Kesianak ( Bupati Cinta Kesehatan Ibu dan Anak).

Pernyataan itu disampaikan Gus Fawait, dihadapan para pejabat OPD Pemkab Jember, dan sejumlah wartawan, di Depan Kantor Pemkab Jember, pada Kamis (28/08/2025).

Melalui program Bucin Kesianak, Bupati Jember akan menerjunman 1000 nakes ke seluruh Desa dan kelurahan se-Kabupaten Jember.

“Nakes itu untuk membantu menekan angka Kematian ibu angka kematian Bayi,” ujarnya.

Kata Gus Fawait, di Kabupaten Jember, angka Kematian Ibu dan Anak, masih menduduki peringkat tertinggi se-Jawa Timur.

“Bahkan Stunting kita, selalu kalau nggak nomer satu atau nomer dua,” katanya.

Kedepan, untuk menekan angka kematian Ibu dan anak, serta penanganan stunting akan ditangani oleh bidan dan kader posyandu.

“Tapi kita perbantukan ribuan Nakes, untuk turun ke Desa untuk
Membantu para kader posyandu dan Bidan di Desa,” ujarnya.

Untuk mengidentifikasi ibu yang punya program Hamil atau sedang hamil, akan diadakan program pemeriksaan bersama di Puskesmas, baik melalui Dokter umum atau Dokter OBGYN ( dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi).

“Kita akan identifikasi dengan cermat Ibu ibu hamil yang mempunyai resiko kelahiran tinggi,” katanya.

Nanti, ibu hamil akan dikawal, hingga proses kelahiran bahkan paska lahiran, oleh seribu nakes.

“Nakes akan bertugas selama enam bulan di desa desa, kelurahan seluruh kabupaten Jember,” katanya.

Sesuai arahan pemerintah pusat, Indonesia sedang mengalami kenaikan penyakit campak. Untuk itu Pemkab Jember berkomitmen bersinergi dengan pemerintah pusat, akan segera melaksanakan imunisasi Campak.

“Untuk mencegah epidemiologi campak, yang saat ini marak di beberapa kabupaten di seluruh Indonesia,” katanya.

“InsyaAllah, mulai hari senen bulan depan, kita sudah melaksanakan imunisasi terkait masalah campak,”
ungkap Gus Bupati.

Plt kadiskes Akhmad Helmi Luqman mengungkapkan bahwa sosialisasi terus dilakukan terkait Imunisasi campak.

“Kita sudah mengundang tokoh masyarakat, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, pentingnya Imunisasi bagi anak,” katanya.

Bagi anak yang terlambat, diupayakan agar segera mendapatkan imunisasi,

“Misalkan kurang hanya satu kali, nanti kita tambah, kita kejar kerumah atau kesekolah dan memberikan edukasi pada orang tuanya, lewat guru, maupun tokoh masyarakat,” ujarnya.

Untuk ketersedian vaksin, Dinkes Kabupaten Jember berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Pemprov Jatim, siap memberikan suport, kepada pemerintah kabupaten Jember,” tandasnya. (Slmt)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img