Jember, Jempolindo.id – Kades Curahmalang Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember, Sutejo menyampaikan keluhannya tentang Jembatan penghubung di desanya.
Kelurahan itu disampaikan melalui Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Golongan Karya H Agung Budiman, saat menggelar reses sidang ke 2 Tahun 2025, di Hotel 91 di Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates Jember, pada Kamis (28/08/2025).
Reses Anggota DPRD Kabupaten Jember itu mengambil tema Peningkatan Pembangunan Infrastruktur.
Hadir diantaranya tokoh masyarakat, konstituen Partai Golkar, Lurah Mangli, Dinas PU Binasa Marga Kabupaten Jember, dan beberapa Kepala Desa.
Kepala Desa Curahmalang Sutejo, berharap usulan yang disampaikan saat ini bisa segera direalisasikan.
“Karena jembatan ini merupakan penghubung antar desa, yang dilalui oleh masyarakat dan anak anak sekolah,” ujarnya.
Kondisinya, kini sudah tidak layak. Untuk sekedar memperbaiki, setiap bulan warga berswadaya, mengganti papan kayu, agar masih bisa dilalui.
“Semoga dengan reses ini usulan bisa di realisasikan,” Ujar Sutejo.
Agung Tanggapi Keluhan Kades Curahmalang
Menanggapi keluhan masyarakat itu, Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Partai Golkar Agung Budiman menjelaskan, perlunya sinkronisasi pembangunan antar lembaga pemerintah dan dinas terkait.
“Pentingnya sinkronisasi dan sinergi pembangunan infrastruktur, karena terkadang masih ada masyarakat yang belum memahami pembangunan,” katanya.
“Mana yang bisa di bangun oleh pemerintah kabupaten mana yang bisa dikerjakan oleh pemerintahan desa, terutama infrastruktur fisik,” imbuhnya.
Melalui kegiatan reses itu, diharapkan masyarakat bisa memahami kebijakan pembangunan pemerintah.
“Sehingga pembangunan yang dilakukan di tingkat kabupaten dan tingkat Desa biar bisa setara tanpa ada sekat,” katanya.
Agung, pada Pilcaleg 2024 berangkat Dapil 2, maka kegiatan reses itu juga merupakan bentuk tanggung jawab kepada konstituen yang telah memilihnya.
“Apalagi, memang masih banyak pembangunan yang harus kita prioritaskan, terutama jalan,” ungkapnya.
Politisi Golkar itu, berharap melalui reses itu bisa dioptimalkan oleh masyarakat, untuk menyampaikan saran dan usulan.
“Terutama Kepala Desa yang di undang saat ini, bisa memberi masukan dan usulan yang ada di Desa masing masing, untuk kemudian kami perjuangkan,” tandasnya. (Slmt)





