16.6 C
East Java

603 Warga Jember Ikuti Program Gus’e Peduli Kesehatan Operasi Katarak Gratis 

Jember, Jempolindo.id – Sebanyak 603 warga Jember dari 28 Kecamatan, yang menderita katarak mengikuti sekrining, 135 orang diantaranya, usia antara 60 hingga 80 tahun, akan dilakukan tindakan operasi.

Baksos operasi katarak akan diselenggarakan selama tiga hari, dari tanggal 5 sampai 7 Agustus.

Hal itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat meluncur program Gus’e Peduli Kesehatan, di RSD Kalisat, pada Selasa (05/08/2025).

Hadir pada giat itu diantaranya, Jajaran Forkompinda, Plt Sekda Jupriono, Plt Kadinkes Akhmad Helmi Luqman, Kepala Dinas Pariwisata Regar Jeane, Kepala BPJS Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Kepala BPJS kesehatan Jember, staff Kemensos,TP3D Kabupaten Jember dan President JFC.

Bupati Jember menegaskan bahwa Program Gus’e Peduli Kesehatan, merupakan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada Warga Jember, melalui program UHC (Universal Health Coverage).

“Kita tahu bahwa di Jember masih banyak masyarakat mengalami masalah kesehatan, selain stunting, bibir sumbing, serta masalah kesehatan lainnya,” katanya.

Karenanya, Pemkab Jember telah melakukan koordinasi bersama kementerian sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, BUMD dan segenap pihak lainnya, untuk membuat program yang merupakan supporting terhadap Program UHC.

“Salah satunya, adalah Program Gus’e Peduli Kesehatan,” jelasnya.

Melalui program Gus’e Peduli Kesehatan, maka Gus Fawait menegaskan tidak boleh lagi ada warga Jember yang sakit, tidak dirawat ditempat semestinya.

“Tidak boleh lagi ada ibu hamil tidak bisa kontrol Kesehatan ke Puskesmas, tidak boleh lagi ada ibu melahirkan, tidak dilayani karena faktor biaya,” sebutnya.

Gus Fawait menegaskan, Ibu yang akan melahirkan, baik secara normal maupun operasi caesar, bisa ditangani di rumah sakit seluruh Indonesia, dicover melalui UHC.

“Sehingga tidak perlu khawatir akan keluar biaya,” tandasnya.

Untuk menekan angka Kematian ibu dan bayi, Gus Fawait meminta kepada Wartawan, untuk menyebar luaskan informasi, agar ibu yang akan melahirkan dilayani di Rumah Sakit.

“Kami minta tolong kepada teman teman wartawan, untuk menyampaikan, jika ada ibu hamil yang mengalami masalah sedikit saja, agar disarankan melahirkan di rumah sakit,” tegasnya.

Terkait dengan Bhakti sosial, Gus Fawait meminta agar mengedepankan kualitas pelayanan.

“Karenanya, operasi hari ini dilakukan oleh dokter spesialis, bahkan super spesialis,” tandasnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait meminta agar pasien yang telah menjalani operasi, dikawal hingga sembuh total.

“Kami minta, agar yang sudah menjalani operasi dikawal, mulai kontrolnya, hingga sembuh total,” katanya.

Kordinator Baksos Dr dr Ulfa M.Kes, menegaskan bahwa Bhakti Sosial Program Gus’e Peduli Kesehatan, operasi katarak, dibackup penuh dari Kementerian Sosial RI.

“Jadi nanti, kami akan padukan dengan program lainnya, operasi bibir sumbing dan lainnya,” ujarnya. (Slmt)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img