20.4 C
East Java

Visitasi PPK Ormawa Apresiasi Kiprah BEM Fasilkom UNEJ Wujudkan Kemandirian Desa Kalibaru Manis

Kalibaru, Banyuwangi, Jempolindo.id – Tim evaluasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) melakukan kunjungan langsung ke Desa Kalibaru Manis, Banyuwangi, pada Sabtu (08/11/2025)

Kunjungan ini untuk memantau dan mengevaluasi program “Paseban Kawis” yang diusung oleh BEM Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember (Fasilkom UNEJ).

 

Program yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi desa ini menunjukkan sejumlah capaian nyata.

Tim evaluator meninjau langsung Café Heritage, Website e-Katalog UMKM, Aplikasi Paseban Kawis, serta berbagai produk inovatif seperti teh cascara, permen susu etawa “Chubite”, dan opak singkong khas Kalibaru.

Kegiatan visitasi tidak hanya berupa observasi lapangan, tetapi juga melibatkan dialog intensif dengan pemerintah desa, pelaku UMKM binaan, dan tim mahasiswa. Hal ini untuk memastikan kesesuaian antara laporan dan implementasi di lapangan.

Program “Paseban Kawis” adalah buah kolaborasi solid antara BEM Fasilkom UNEJ, Pemerintah Desa Kalibaru Manis, BUMDes, serta berbagai dinas terkait dan mitra industri.

Komitmen ini diperkuat dengan dukungan dana sebesar Rp50 juta dari desa dan penetapan Kalibaru Manis sebagai Desa Binaan Fakultas Ilmu Komputer UNEJ.

“Melalui PPK Ormawa, kami belajar bahwa pengabdian bukan sekadar program, tetapi proses panjang untuk menciptakan kemandirian masyarakat,” ujar Abdurrohman Qoim H.M., Ketua Tim Pelaksana.

Dampak program ini telah terlihat, ditandai dengan peningkatan omset UMKM hingga 20% dan peningkatan keterampilan digital masyarakat. Selain itu, telah terbentuk kader relawan muda “Paseban Kawis” yang mandiri mengelola program.

Yudha Alif Auliya, S.Kom., M.Kom., dosen pendamping, menambahkan, mahasiswa belajar menjadi agen perubahan yang membawa ilmu dari kampus untuk kemajuan masyarakat.

Perwakilan Belmawa Kemendikbudristek menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun.

“Semoga kolaborasi ini terus terjaga dan mahasiswa dapat lolos ke tahap selanjutnya, serta terus memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan semangat berkelanjutan, BEM Fasilkom UNEJ berkomitmen untuk terus mendampingi desa melalui capacity building dan program lanjutan, menjadikan “Paseban Kawis” sebagai model pemberdayaan desa berbasis teknologi. (#)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img