21 C
East Java

Tren Positif PAD Pariwisata, Dapat Apresiasi Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember: Tidak Boleh Menurun 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID  – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Flanto, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jember atas tren positif meningkatnya  Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sepanjang 2026.

Candra berharap capaian yang telah diraih pada 2025 tidak mengalami penurunan.

Tren Pariwisata Jember Meningkat

Peringatan itu disampaikan Candra menyusul meningkatnya PAD sektor pariwisata sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, PAD pariwisata mencapai Rp50,87 miliar atau naik sekitar 2,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut pun sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

Sebab, sepanjang 2025 tercatat sekitar 1,8 juta wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi di Jember, kemudian angka itu melonjak dibandingkan 2024 yang hanya mencapai sekitar 1,36 juta wisatawan.

“Kalau dilihat dari kunjungan dan beberapa event yang digelar di Jember, memang ada peningkatan. Akan tetapi, kita harus melihat data resmi yang disampaikan dinas,” ujar Candra saat ditemui, Kamis (4/6/2026).

Evaluasi Kebijakan Satu Tiket

Ia pun menilai masih terdapat sejumlah faktor yang perlu dievaluasi agar peningkatan PAD dapat terus berlanjut.

Salah satunya ialah kebijakan penggabungan tiket masuk di dua destinasi unggulan, yakni Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Menurut Candra, kebijakan satu tiket untuk dua destinasi tersebut perlu dikaji efektivitasnya terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Oleh karena itu, DPRD akan meminta data dan evaluasi menyeluruh dari pemerintah daerah terkait dampak kebijakan tersebut.

“Apakah penggabungan tiket dua objek wisata itu benar-benar mampu mendongkrak PAD, tentu harus dibuktikan dengan data. Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana wisata juga menjadi faktor penting,” tegasnya.

Pergeseran Anggaran

Candra juga menyoroti pergeseran anggaran yang dilakukan tanpa melibatkan kajian komprehensif terhadap kebutuhan sektor pariwisata.

Menurut Legislator PDI Perjuangan itu, kebijakan anggaran yang tidak berbasis evaluasi berpotensi menghambat upaya peningkatan PAD pada tahun-tahun berikutnya.

Karena itu, Komisi B DPRD Jember meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada target pendapatan, melainkan juga memperkuat kualitas layanan, infrastruktur, serta pengelolaan destinasi wisata.

“Dengan demikian, pertumbuhan sektor pariwisata dapat berlangsung secara berkelanjutan,” pungkas Candra. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi
  • Editor: Miftahul Rachman
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img