Menyimak Gagasan Pengembangan Potensi Desa Ledokombo

0
245

Jember- Jempol. Lumayan, Jempol berkesempatan mengikuti obrolan santai bersama Kepala Desa Ledokombo Ipung Wahyudi dan Dima Akhyar yang tampak akrab, mengalir membahas potensi desa yang selama ini belum tergarap optimal. Kamis (27/08/2020).

Usianya masih muda, 40 tahun berjalan, Ipung terpilih sebagai Kepala Desa Ledokombo dan dilantik 23 oktober 2019, setelah berkontestasi bersama 4 kandidat lainnya.

“Saya semula jadi kades kalau ditanya apa misi visinya, ya saya jawab apa adanya, saya gak punya visi misi,” gaya bicaranya sederhana, tapi terkesan punya keinginan besar mengembangkan desanya.

Ipung terlecut setelah membandingkan keberadaan desanya dengan wilayah lainnya. Padahal menurut Ipung potesni yang ada di wilayah Ledokombo tak kalah bagusnya.

Lalu Ipung mengajak Jempol dan Dima Akhyar berkeliling desanya melihat beberapa potensi desa yang masih terbuka luas untuk dikembangkan. Kepala Desa muda itu tampak visioner, tergambar gagasannya tentang pengembangan potensi wisata wisata yang berada di desanya.

Kata Ipung, Tanah Kas Desa Ledokombo tak seluas desa lainnya, hanya 2 ha lahan sawah dan 2 ha lahan kering. Tetapi, Ledokombo memiliki keunggulan panorama yang menjanjikan.

“Coba kita lihat pemandangannya kan hampir serupa dengan wilayah Pujon Malang,” kata Ipung sambil melihat hamparan persahawan yang panoramanya memang indah.

Ipung sedang menggagas pembangunan pasar desa yang dikemas dengan tempat pertunjukan permanen, harapannya jika pertunjukan ramai tentu akan membuat pedagang di pasar desa itu bakal betah.

Diskusi santai bersama Dima Akhyar tampaknya banyak melahirkan gagasan cerdas yang jika terealisasi diyakini bakal mendongkrak laju perekonomian masyarakat.

“Coba kita buat pemetaan, invetarisasi potensi, lalu kita diskusikan lagi agar perencanaannya lebih matang,” kata Dima.

Harapan pengembangan potensi wisata memang terbuka luas, desa Ledokombo kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, disekitarnya terdapat banyak potensi wisata yang sangat menarik dan bisa berkembang menjadi destinasi wisata, seperti wisata air terjun, wisata petilasan Damar wulan, arung jeram, dan lainnya.

Hari sudah sore, kami harus mengahiri diskusi bersama Kepala Desa Ledokombo. (*)