22 C
East Java

May Day di Jember: Bukan Demo, Tapi Pengajian dan Jalan Sehat untuk Harmoni Pekerja-Pengusaha

JEMBER, JEMPOLINDO.ID  – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dengan pendekatan yang berbeda dari biasanya, dengan menggelar kegiatan religius dan kebersamaan sebagai upaya memperkuat hubungan antara pekerja dan pengusaha. Acara ini berlangsung di Gedung Wahyawibawagraha, pada Jum’at (01/05/2026)

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Jember, Muhammad Fawaid,  didampingi Pj Sekda, Wakapolres Jember, anggota DPRD, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker), seluruh jajaran OPD, serta perwakilan organisasi buruh dan pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Bupati Jember menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah memperingati May Day secara positif dan produktif.

Peringatan tahun ini diawali dengan pengajian bersama, dan akan dilanjutkan dengan kegiatan jalan sehat pada akhir pekan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada serikat buruh, pelaku usaha, dan komunitas pekerja yang telah memperingati May Day dengan cara yang produktif. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain,” ujar Gus Bupati, sapaan akrab Muhammad Fawaid.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya keseimbangan dalam hubungan industrial.

“Pengusaha harus mendapatkan keuntungan, namun pekerja juga wajib disejahterakan. Keseimbangan ini akan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” tegasnya.

Pertumbuhan Ekonomi Jember

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, M.Si., mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Jember mencatat pertumbuhan ekonomi yang signifikan, bahkan menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur.

Peningkatan pendapatan daerah juga menunjukkan tren positif yang berdampak pada terbukanya lapangan kerja dan penurunan angka pengangguran.

“Berdasarkan rilis BPS, angka pengangguran di Jember turun sebesar 3,07 persen. Tingkat pengangguran terbuka kita kini lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi,” jelas Hadi Mulyono.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Jember untuk mendapatkan pekerjaan.

“Jadi, peluang masyarakat Jember semakin banyak untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini sangat berdampak pada peningkatan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan,” pungkas Kadisnaker Jember.

Peringatan May Day yang sarat dengan nilai kebersamaan ini diharapkan menjadi tradisi baru yang memperkuat sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah demi kemajuan Jember yang lebih sejahtera. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi 
  • Editor: Miftahul Rachman 
Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img