World Cleanup Day “Mantan Boleh Berserakan Sampah Jangan”

0
200 views
World Cleanup Day
Keteangan Foto : Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, saat menyerahkan santunan kepada anak yatim, pada acara World Cleanup Day '2021 di Jenggawah

Jember – Jempolindo.id – World Cleanup Day (WCD) pada tanggal 19 September 2020, bersama 157 negara, Indonesia juga menyelenggarakannya, tak ketinggalan Kabupaten Jember. Tak banyak yang tahu memang, tentang World Cleanup Day yang merupakan  salah satu gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi. Pemkab Jember  menggerakkan jajarannya untuk menarik sejumlah relawan guna bergabung serta melakukan kegiatan bersih-bersih serentak.

Seperti yang dilaksanakan di Kecamatan Jenggawah, pada Sabtu (18/9/20210),  dalam acara world cleanup day 2021, tampak meriah digelar dengan senantiasa mengumandangkan yel yel   “Mantan Boleh Berserakan Sampah Jangan”  yang dipandu pembawa acara .

Menurut Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, kegiatan WCD itu digelar sebagai upaya yang dilakukan untuk melestarikan alam, menjaga lingkungan, menjaga kebersihan dan merubah perilaku serta mind set masyarakat.

“Untuk merubah perilaku, setidaknya kepada diri sendiri agar tidak mudah membuang sampah sembarangan, dan memperkecil potensi sampah-sampah yang sulit durai secara alami, yaitu sampai plastik,” urai Wabup, yang akrab disapa Gus Firjaun itu.

Gus Firjaun juga menyarankan agar jika belanja membawa tas sendiri, sehingga tidak setiap belanja harus ada kantong plastik yang one use, sekali pakai langsung buang.

“Itu akan menambah potensi kerusakan alam, kalau ini dibiarkan pasti akan menimbulkan bahaya yang besar bagi kelestarian alam, pada masa-masa berikutnya, untuk anak cucu kita,” jelasnya.

Kebersihan lingkungan, kata Gus Firjaun juga akan berpengaruh terhadap peningkatan potensi wisata di Kabupaten Jember.

“lingkungan yang bersih akan menarik wisata baik domestik, maupun luar untuk bisa hadir di tempat destinasi wisata di Kabupaten Jember ini,” harapnya.

Karena kalau lingkungan kotor dan bau, kata Gus Firjau tentu akan menimbulkan suasana tidak nyaman, karenanya kegiatan itu diharapkan dapat berkesinambungan, secara bersama-sama, dengan dimotori Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Jember.

“Saya yakin jika pikiran sama, maka akan lebih mudah diwujudkan,” tandasnya.

Kata Jabung Sugiono,  selaku ketua Pelaksana acara tersebut, giat itu diikuti  782 relawan, lokasi acara di Jenggawah Hiil  (Sebuah lokasi yang dikelola Pokdarwis Kecamatan Jenggawah), diantaranya  pemulung, petugas TPA Kecamatan Jenggawah, Ormas Gagak Hitam, perguruan silat PSHT,  puluhan siswa SMA Negri Jenggawah.

Menurut  Pembina Pramuka Kecamatan Jenggawah, Abdus Sukur, acara tersebut merupakan satu bentuk kepedulian relawan dalam menciptakan Jenggawah yang  bersih. Lokasi yang  disasar untuk dibersihkan relawan, diantaranya Pasar Jenggawah dan  lapangan alun-alun Kecamatan Jenggawah, nampak hadir dalam acara tersebut muspika kec.jenggawa.

Wabub juga memberikan paket sembako kepada pasukan kuning dan pemulung sebanyak 75 orang, dengan rincian beras  masing-masing 10 kg, minyak 1 liter, mi instan 5 bugkus. (sugito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here