19.6 C
East Java

Lepas Bantuan Pangan, Bupati Jember Pastikan Tepat Sasaran 

Jember, Jempolindo.id – Bupati Jember Muhammad Fawaid melepas bantuan pangan untuk masyarakat Kabupaten Jember, di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Mangli, pada Senin (21/07/2025).

Saat melepas bantuan pangan itu, Gus Fawait di dampingi Kabulog Jember Ade Saputra, Kepala Dinas Sosial Jember Akhmad Helmi Luqman, Dandim 0824 Jember.

“Saya atas nama rakyat Jember, mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang telah menyalurkan bantuan pangan untuk rakyat Indonesia, khususnya Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Penyaluran bantuan pangan itu, kata Gus Fawait tidaklah mudah, karena harus tepat sasaran.

“Kalau sekedar menyalurkan saja itu mudah, tetapi bagaimana bisa tepat sasaran,” katanya.

Karenanya, diperlukan kerjasama dengan segenap pihak, agar penyaluran itu bisa tepat sasaran.

“Saya juga ucapkan terimakasih, kepada Bulog dan segenap pihak yang telah membantu, sehingga penyaluran bantuan ini bisa tepat sasaran,” ujarnya.

Meringankan Beban Masyarakat Kurang Mampu

Melalui bantuan pangan ini, Gus Fawait berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat katagori kurang mampu.

“Juga dapat membantu menstabilkan harga di pasaran, terutama harga pangan,” katanya.

Bantuan Pangan itu, merupakan bantuan yang harus disalurkan selama periode Juni – Juli 2025.

Bulog Sebagai Penyalur Bantuan Pangan

Melalui Kepala Perum Bulog Cabang Jember Ade Saputra menyebut selama tahun 2025, sebanyak 203.433 Kepala Keluarga yang bakal menerima bantuan pangan itu.

“Kali ini, sekaligus kami melakukan uji coba aplikasi bantuan, agar bisa tepat sasaran,” katanya.

Meski, Bulog hanyalah menerima data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang bekerjasama dengan Kementerian Catatan Sipil, dan BPS, yang dikelola menjadi data tunggal ekonomi nasional (DTSEN).

“Bulog hanya menerima data dan melakukan penyaluran. Data itu sudah rampung pada awal Januari,” ujarnya.

“Jika terjadi perbedaan data, sehingga ada kemungkinan sebagian masyarakat miskin, tidak menerima bantuan, maka dapat diajukan melalui Dinas Sosial,” imbuhnya.

Perbaikan Data Penerima Bantuan

Sementara, jika terjadi keluhan masyarakat yang merasa tidak menerima bantuan, Kepala Dinsos Jember Akhmad Helmi Luqman, menyarankan agar disampaikan melalui Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel).

“Silahkan ajukan melalui Kepala desa dan perangkat desa setempat, agar nanti di input melalui DTKS, untuk diajukan kepada DTSEN,” katanya.

DTSEN tersebut selanjutnya akan dikonfirmasi melalui BPS.

“Karena BPS yang akan mengkonfirmasi lagi data tersebut. Untuk selanjutnya akan dilakukan verval di lapangan,” ujarnya. (Slmt)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img