Jember, Jempolindo.id – Fraksi PKB menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi terhadap penyampaian Raperda APBD Tahun Anggaran 2026, saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember, pada Jum’at (28/11/2025).
Pendapat Akhir Fraksi itu dibacakan oleh Juru Bicara Fraksi PKB, Anggun Tri Utami, dihadapan para undangan, diantaranya Pimpinan DPRD Kabupaten Jember beserta jajarannya, Bupati Jember Muhammad Fawait, beserta jajaran OPD Pemkab Jember.
Baca juga:
Secara keseluruhan, tulisan dibawah ini dikutip dari Pendapat Akhir FKB secara utuh, dengah sedikit editing, tanpa mengurangi maknanya.
Dalam menjalankan tugas demi terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jember, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa akan terus menjadi garda terdepan dan konsisten untuk melakukan pembelaan terhadap kaum mustadhafin agar terpenuhi haknya dengan menjalankan ajaran ahlussunnah waljamaah Annahdliyah.
Adapun beberapa perhatian dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa untuk dijadikan catatan sebagai berikut :
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas jawaban komprehensif dan responsif yang telah Bupati sampaikan.
Kami mencatat dengan baik bahwa hampir seluruh masukan dan kritik dari berbagai fraksi telah dijawab secara jelas, terstruktur, dan disertai langkah-langkah konkret yang menunjukkan kesungguhan Pemerintah Daerah dalam menata pembangunan Jember ke arah yang lebih baik.
Berbagai komitmen yang disampaikan Bupati memberi optimisme baru bagi kami.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui program Sekolah Rakyat, revitalisasi sekolah, serta komitmen terhadap pendidikan gratis dan berkeadilan menunjukkan keberpihakan nyata kepada masa depan generasi muda.
Langkah percepatan penyerapan anggaran dengan penguatan perencanaan dan pengawasan memberikan sinyal bahwa efisiensi dan ketepatan pelaksanaan program akan menjadi prioritas.
Di sisi lain, penanganan bencana dengan penguatan sistem peringatan dini dan mitigasi berbasis masyarakat menjadi bentuk kesiapsiagaan yang kami pandang sangat penting bagi daerah dengan kerentanan geografis seperti Jember.
Kami juga menyambut baik penguatan sektor kesehatan melalui layanan homecare, UHC, serta upaya berkelanjutan menekan angka stunting.
Demikian pula strategi optimalisasi PAD dengan digitalisasi, intensifikasi, dan ekstensifikasi yang tetap menjaga keadilan dan tidak membebani masyarakat kecil.
Pemberdayaan UMKM, pengelolaan aset daerah termasuk optimalisasi Gunung Sadeng, serta pembangunan yang merata antara wilayah perkotaan dan perdesaan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Namun sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan bentuk partisipasi konstruktif DPRD, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa juga menekankan pentingnya memastikan seluruh rencana tersebut diimplementasikan secara tepat waktu, terukur, dan transparan.
Kami berharap proses pembangunan melibatkan masyarakat secara luas, khususnya dalam penataan PKL, pengawasan anggaran, maupun program-program sosial seperti beasiswa.
Efektivitas penggunaan anggaran perlu terus dijaga, termasuk keseimbangan antara belanja modal dan operasional, agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.
Kami juga menilai pentingnya menjaga komitmen terhadap keadilan sosial.
Kebijakan yang tidak membebani UMKM dan masyarakat kecil dalam upaya peningkatan PAD adalah langkah yang patut diapresiasi dan perlu terus dipertahankan.
Sejalan dengan itu, koordinasi antar-OPD harus semakin diperkuat, sehingga program pemerintah berjalan harmonis tanpa tumpang tindih, dan mekanisme reward and punishment dapat dijalankan secara objektif dan konsisten.
Terakhir, dengan landasan komitmen dan tekad bersama, kami meyakini bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah akan mampu memastikan APBD Tahun 2026 berfungsi sebagai instrumen pembangunan yang efektif, berkeadilan, dan inklusif.
APBD ini harus menjadi sarana nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan terukur.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa berkomitmen untuk terus mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan APBD secara konsisten, transparan, dan akuntabel.
Kami siap memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai amanat regulasi dan memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan serta kesejahteraan seluruh masyarakat Jember.
Pada hari ini kita hadir dalam Sidang Paripurna yang terhormat, sebuah forum konstitusional yang mengamanatkan tanggung jawab besar, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
Dengan penuh kehati-hatian, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan pandangan yang senantiasa berpijak pada aspirasi, kehendak, dan kepentingan rakyat.
Kami meyakini bahwa setiap produk hukum yang disahkan harus mampu menjawab tantangan dan problematika yang dihadapi masyarakat pada saat ini.
Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan menerima dan menyetujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.
“Demikian Pandangan Akhir Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yang dapat kami sampaikan dalam kesempatan ini,” tutupnya. (#)





